Polisi Pastikan Usut Aksi Premanisme Terhadap Wartawan di Acara Diskusi GMPG

JAKARTA – Sejumlah orang tak dikenal (OTK) yang mengatasnamakan Angkatan Muda Golkar (AMPG) menggeruduk dan membuat ricuh gelaran diskusi bertajuk “Selamatkan Partai Golkar” yang digelar Generasi Muda Partai Golkar atau GMP di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (26/7).

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Patar Mula Bona mengaku pihaknya akan mendalami dan mengusut penyebab kericuhan dalam acara diskusi tersebut.

“Kami masih dalami, apa penyebab dari cekcok ini. Tapi kita akan usut ini. Karena saya mau pastikan di wilayah saya, khususnya di Polsek Metro Tanah Abang, tidak boleh ada keributan,” kata Kapolsek kepada wartawan di lokasi.

Sementara terkait korban akibat kericuhan tersebut, Kapolsek pun mengaku pihaknya juga sedang mencari tahu korbannya siapa saja.

“Kita belum tahu (korban), karena belum ada laporan. Tapi pasti kita dalami juga,” tutupnya.

Sebelumnya, kericuhan itu terjadi saat acara diskusi GMPG di kawasan Senayan baru dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Sekelompok orang yang mendatangi lokasi langsung mencopot banner diskusi sebelum membubarkan paksa acara di lokasi.

“Bubar, bubar, bubar,” kata salah satu orang massa.

Kemudian wartawan yang meliput coba mengabadikan momen tersebut justru malah mendapatkan persekusi. Salah satu wartawati CNN Indonesia TV coba merekam kejadian dengan gawai atau handphonenya.
Namun handphone tersebut dirampas dan dilempar.

Tak hanya itu, kameramen Kompas TV turut kena jotos sebanyak dua kali gegara nekat merekam suasana.

Lantaran makin mencekam, sejumlah jurnalis dari media lain akhirnya memilih mengamankan diri di dalam ruangan.

Tak berselang lama situasi kembali ricuh. Massa kembali coba merangsek ke lokasi acara. Namun lagi-lagi awak media yang meliput jadi sasaran.

Massa melemparkan kursi besi ke arah awak media dan melakukan pengejaran. Situasi masih mencekam di lokasi. Sejumlah massa masih bertahan. (***)

Komentar