LIPUTAN.CO.ID, Aceh Utara – Wakil Ketua Komite II DPD RI Profesor Abdullah Puteh mendesak Pemerintah segera mengambil langkah strategis dan tepat untuk mengatasi lonjakan harga beras yang telah meresahkan masyarakat.
“Saya sangat prihatin melihat harga beras yang terus melambung tinggi, dan ini memberikan beban ekonomi yang besar pada masyarakat kita. Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian, harus mengambil langkah-langkah strategis dan tepat sasaran untuk mengatasi masalah ini,” kata Puteh, Jumat (13/10/2023).
Dikatakannya, harga beras yang tinggi menjadi perhatian utama bagi masyarakat Indonesia, terutama di tengah situasi ekonomi yang sulit pascapandemi COVID-19 dan krisis iklim.
“Meskipun Indonesia adalah salah satu produsen beras terbesar di dunia, lonjakan harga beras telah menjadi masalah yang memengaruhi kesejahteraan banyak orang,” tegasnya.
Salah satu langkah yang diusulkan Puteh adalah meminta Kementerian Pertanian untuk mengambil tindakan konkret menghadapi krisis harga beras. Menurutnya, perlu perencanaan yang cermat dan solusi yang tepat guna.
“Saya mendesak Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog untuk melakukan cross-checking stok pangan nasional, termasuk di Aceh. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan beras yang cukup di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah yang mungkin mengalami minim pasokan,” kata Puteh.
Senator asal Aceh itu juga menawarkan sejumlah solusi konstruktif untuk menurunkan harga beras yang tinggi. Pertama, mendorong pemerintah untuk mempercepat proses distribusi beras ke berbagai pasar besar. Hal ini akan membantu menjaga pasokan stabil dan mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali.
“Tentunya di sini saya juga menggarisbawahi pentingnya memfokuskan perhatian pada persiapan produksi musim tanam pertama di bulan November dan Desember. Dengan memastikan kesiapan petani dan pemenuhan kebutuhan produksi, pemerintah dapat meningkatkan produksi beras dan menekan harga,” kata Puteh.
Selain itu la njutnya, perlu segera melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar. “Program ini dapat membantu menjaga harga beras agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Dia sangat berharap Pemerintah dapat merespons dengan cepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Pemerintah harus segera mengambil tindakan yang berdampak positif dalam mengatasi krisis harga beras dan memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada masyarakat yang paling rentan,” pungkasnya.







Komentar