Awali Debat Capres, Anies Bicara Soal Penegakan Hukum yang Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas

JAKARTA – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan berbicara mengenai banyaknya aturan yang ditekuk sesuai kepentingan penguasa.

Hal ini dikatakan Anies saat penyampaian visi dan misi capres di panggung debat Capres, Kantor KPU, Menteng, Selasa (12/12).

“Banyak aturan ditekuk sesuai dengan kepentingan yang sedang memegang kekuasaan. Apakah ini akan diteruskan? Tidak. Ini harus diubah. Ini harus dikembalikan,” kata Anies.

Menurut Anies, sebagai negara hukum maka perlu menempatkan hukum untuk memastikan keadilan dan kebermanfaatan bagi semuanya. Sehingga, penguasa harus memastikan kondisi tersebut. Dia menyebut tatanan saat ini tidak sesuai dengan prinsip hukum yang ada.

“Karena itulah kami melihat perubahan ini harus kita kembalikan. Negara ini adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan,” kata Anies.

Anies juga mengatakan hukum berjalan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Anies mengatakan kondisi itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Dia tajam ke bahwa tumpul ke atas dan kondisi ini tidak boleh didiamkan, tidak boleh dibiarkan dan harus berubah,” kata Anies.

Anies menyebut hukum di Indonesia yang bengkok itu harus diubah. Untuk itulah, kata Anies, pihaknya akan mendorong perubahan demi menegakan hukum.

“Karena itu kita mendorong perubahan mengembalikan hukum menjadi tegak kepada semuanya, mengembalikan hukum menjadi tegak,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari resmi membuka debat capres-cawapres Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12).

“Bapak, Ibu, hadirin sekalian yang hadir pada debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden, pada kesempatan ini akan kita saksikan bersama debat calon presiden,” kata Hasyim.

Hasyim berharap debat perdana tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh setiap capres untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka untuk meyakinkan pemilih di Pilpres 2024.

Pasalnya, lanjutnya, satu dari para capres tersebut akan memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan.

“Kami harap pada debat pertama ini, capres menggunakan kesempatan untuk sampaikan visi, misi, program yang dapat meyakinkan pemilih untuk memilih dirinya menjadi presiden lima tahun mendatang,” ujar Hasyim.

Debat pertama Pilpres 2024, Selasa malam, merupakan debat antarcapres yang mengangkat tema tentang pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Debat dipandu oleh dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel dari TVRI.

Rangkaian debat akan dilanjutkan pada 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024. (***)

Komentar