JAKARTA – Direktur Executive Partner Politik Indonesia Abubakar Solissa menyebut peluang Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia untuk jadi Ketua Umum Partai Golkar cukup besar bila dibandingkan tiga kandidat lainnya.
“Saya melihat peluang Bahlil dalam memenangkan kompetisi di Munas Golkar pada Bulan Desember nanti cukup besar dibandingkan tiga calon lain,” demikian kata Abubakar Solissa dalam keterangannya, Senin (11/3/2024).
Menurut Solissa, ada tiga faktor kunci yang membuat positioning Bahlil cukup kuat di Munas nanti. Pertama, Bahlil adalah satu-satunya tokoh muda Golkar yang ikut berkompetisi di Munas sehingga lebih gampang membangun branding politik.
“Brand sebagai representasi anak muda akan membuat Bahlil lebih gampang membangun diferensiasi dan positioning politik sehingga namanya dengan mudah masuk dalam top of mind sebagai kandidat potensial,” ungkap Solissa.
Faktor kedua menurut Solissa, Bahlil selama ini dikenal sebagai anak daerah yang sukses membangun kiprah sebagai pengusaha dan politisi nasional
yang saat ini dipercayakan menjadi salah satu menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf.
“Setiap suksesi politik di Golkar jarang kita temukan ada figur dari daerah yang punya keberanian untuk bertarung di level tertinggi di partai seperti Bahlil,” kata Solissa.
Ketiga, lanjut Solissa, Bahlil punya modal besar didukung oleh lingkaran Istana untuk maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.
“Prediksi saya Bahlil bakal menjadi satu-satunya calon Ketua Umum Golkar yang mendapat restu dari Jokowi, untuk maju di Munas,” pungkasnya.
Tiga faktor ini menurut Solissa menjadi modal utama Bahlil untuk membangun konsolidasi politik dengan para pemilik suara sah di Munas Golkar yang berasal dari unsur DPP, Dewan Pertimbangan Partai, unsur DPD I, unsur DPD II, unsur organisasi sayap partai, unsur ormas pendiri partai, dan unsur ormas yang didirikan oleh partai. (***)







Komentar