Fadli Zon: AS Munafik, Tak Punya Hak Moral Bicara Kemanusiaan

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon mengatakan Indonesia konsisten dalam membela Palestina yang saat ini di jajah oleh Israel.

Bahkan menurut Fadli, BKSAP DPR RI sudah mengajukan sejumlah resolusi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, antara lain meminta perang dihentikan dan beri akses agar bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Palestina.

“Demikian juga dorongan BKSAP terhadap forum-forum Parlemen dunia agar mengeluarkan resolusi mendorong kemerdekaan Palestina. Peran parlemen ini sangat penting karena sebagian besar negara-negara terkait masih berbentuk parlementer,” kata Fadli.

Hal tersebut dikatakan Fadli dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Peran Parlemen Indonesia Mendorong Kemerdekaan Palestina Pasca Putusan ICJ”, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

Demikian juga halnya dengan mayoritas negara-negara di dunia, menurut Fadli, juga sudah mengakui perihal kemerdekaan Palestina.

“Tapi karena ada satu negara yang memiliki hak veto (Amerika Serikat), maka terhambat juga kemerdekaan Palestina. Sikap ganda negara kuat itu menjadikan Amerika Serikat negara munafik. Bagaimana itu moralnya, ke Indonesia bicara soal orangutan dan lingkungan hidup, di sisi lain untuk Jalur Gaza mereka mensponsori genosida,” tegasnya.

Fadli melanjutkan, sebetulnya mereka tidak punya hak moral lagi bicara kemanusiaan. Bahkan warga Eropa melakukan protes keras terhadap pimpinannya yang mendukung genosida, tapi pemerintahannya tak peduli.

“Ini menunjukkan kebebalannya sehingga bisa membuat pihak lain frustrasi,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Demikian juga di dalam negeri Israel sendiri, ujar Fadli, Perdana Menteri Netanyahu juga ditentang secara keras melalui berbagai aksi demo dalam skala besar.

“Syukurnya, Indonesia masih kompak membela Palestina dan memberikan bantuan kemanusiaan terus-menerus.
Bantuan Indonesia cukup banyak, tapi tidak bisa masuk ke wilayah Palestina,” kata Fadli.

Terakhir, Fadli menegaskan, bahwa penolakan Indonesia atas hubungan diplomatik dengan Israel cukup penting karena Indonesia terdepan soal ini dan ini harus tetap dipertahankan.

Komentar