Jawab Tudingan Kebocoran Data Nasabah, Bank Mandiri: Kami Pastikan Hoax

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Bank Mandiri akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait beredarnya informasi kebocoran data nasabah yang ramai diperbincangkan di media sosial. Corporate Secretary Bank Mandiri, Teuku Ali Usman, menegaskan bahwa isu kebocoran data tersebut adalah hoax dan tidak memiliki dasar yang valid.

“Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai adanya kebocoran data di Bank Mandiri, dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan investigasi yang dilakukan secara internal, informasi tersebut kami pastikan adalah hoax karena tidak valid,” kata Teuku Ali Usman, Kamis (03/10/2024). 

Pihak Bank Mandiri dengan tegas menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan berasal dari sumber yang tidak dapat dipercaya.

Teuku Ali Usman juga meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menyikapi informasi yang tidak jelas asal-usulnya. 

“Dalam hal ini, Bank Mandiri meminta masyarakat untuk tidak mempercayai serta menyebarkan informasi hoax, yang tidak bertanggungjawab,” tambahnya. 

Menurutnya, penyebaran informasi yang salah dapat menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di kalangan nasabah dan publik. Lebih lanjut, Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data nasabah dengan standar keamanan yang ketat. 

“Bank Mandiri menegaskan komitmen kuat perseroan dalam menjaga kerahasiaan data nasabah dengan menerapkan sistem keamanan berlapis,” tegas Teuku Ali Usman. 

Ia memastikan bahwa sistem keamanan siber di Bank Mandiri terus diperbarui dan diawasi secara ketat untuk melindungi data pribadi nasabah dari ancaman apapun. 

Komentar