Pantau Pilkada Serentak 2024: GKR Hemas Ajak JaDI Lakukan Pendidikan Politik Kebangsaan

LIPUTAN.CO.ID, Yogyakarta – Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas atau GKR Hemas mengapresiasi langkah Jaringan Demokrasi Indonesia atau JaDI terlibat dalam pengawasan Pilkada Serentak tahun 2024.

Selain jadi pengawas, JaDI dan semua organisasi Advokasi dan Pendidikan Demokrasi di Yogyakarta diajak GKR Hemas untuk melakukan pendidikan politik kebangsaan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Penting untuk mencapai demokrasi, kita tidak menempuh cara barat tetapi demokrasi yang berbasis budaya bangsa Indonesia. Perlu dilakukan kerja sama dalam hal pendidikan politik,” kata GKR Hemas, Selasa (19/11/2024).

GKR Hemas menyontohkan ketika DPD RI melakukan pendidikan politik untuk penyelenggaraan Pemilu 2024, seharusnya sudah dilakukan lebih awal di tahun 2023.

Sebagai langkah visioner, GKR Hemas mengajak JaDI untuk melakukan pendidikan politik sejak sekarang untuk menghadapi Pemilu di tahun 2029 nanti.

“Untuk itu, dalam rangka persiapan penyelenggaraan Pemilu 2029, pendidikan politik sudah harus dilakukan dari sejak beberapa tahun sebelumnya. JaDI bisa melakukan banyak hal seperti pendidikan politik dan memberikan masukan saran kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Karena sistem dan cara-cara penyelenggaraan pemilu di Indonesia harus terus diperbaiki,” imbuhnya.

Pendidikan politik yang tidak kalah penting untuk generasi muda menurut Hemas, terutama tentang kebangsaan dan idelogi Pancasila.

“Pendidikan politik ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana sosialisasi. Mari kita mulai tumbuhkan kesadaran politik ini dari gerakan akar rumput, dari bawah, dari desa-desa. Kita bisa mulai di DIY,” sarannya.

Sebelumnya, GKR Hemas mendapatkan laporan bahwa JaDI DIY akan terlibat langsung menjadi pengawas dalam Pilkada Serentak 27 November 2024 di 5 Kabupaten Kota Daerah Istimewa Yogyakarta.

Daerah dimaksud adalah Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.

JaDI juga mendaftarkan diri ke badan pengawas Pemilu untuk turut serta memantau proses berjalannya Pilkada 2024 di 5 kabupaten Kota Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilakukan sejak hari Rabu tanggal 13 November 2024.

“Dari 6000 TPS di DIY akan dilakukan pemantuan di 25 desa dengan menerjunkan mahasiswa sebanyak 250 dari beberapa kampus,” ujar Farid, selaku salah satu Presidium JaDI DIY.

Komentar