Pencurian di Lokasi Wisata NTB Meningkat, DPR Minta BINDA Antisipasi

LIPUTAN.CO.ID, Lombok Tengah – Anggota Komisi I DPR RI, Bambang Heri Purnama meminta pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata dalam menjamin keamanan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Hal tersebut dinyatakan Bambang Heri terkait dengan meningkatnya laporan kehilangan barang wisatawan di destinasi populer seperti Gunung Rinjani, Pantai Kuta, Pantai Senggigi, dan Gili Trawangan, di Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB.

“Banyak laporan dari masyarakat, yang berwisata ke sini, di mana keamanannya dianggap kurang, banyak pencurian. Bahkan ada wisatawan dari luar negeri kehilangan HP, bahkan pasport,” kata Bambang Heri, usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI, di Lombok Tengah, Jumat (2/5/2025).

Karena itu, Ia meminta Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) lebih aktif melakukan deteksi dini. Khususnya, kepada potensi gangguan keamanan di kawasan wisata.

“Saya minta BINDA, tolong antisipasi, antisipasi duluan. Jangan sampai terulang lagi, masalah pencurian-pencurian di tempat wisata yang kita lagi galakkan ini,” pintanya.

Sedangkan Anggota Komisi I DPR RI Slamet Ariyadi menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjamin rasa aman bagi para wisatawan. Menurutnya, kenyamanan pengunjung merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata serta investasi.

“Dalam rangka untuk memberi keamanan, kenyamanan, bagi para wisatawan lokal ataupun mancanegara, pemerintah hari ini harus hadir. Menjamin keamanan. Siapa pun yang datang ke Indonesia ini, di mana pun wilayahnya, dalam Republik Indonesia ini, mereka harus aman,” tegas Slamet.

Anggota DPR Dapil Jawa Timur ini mendorong Aparat Penegak Hukum dari tingkat kabupaten/ kota, provinsi, hingga pusat untuk memperkuat koordinasi memberantas aksi premanisme di seluruh wilayah Indonesia.

“Aparat Penegak Hukum baik itu dari Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi, sampai tingkat Pusat, harus mampu meningkatkan koordinasi, harus mampu memperketat, menekan adanya aksi-aksi premanisme, sehingga tiada ruang lagi bagi mereka untuk membuat aksi brutal, aksi premanisme, sehingga para wisatawan, baik itu lokal, ataupun nusantara, ataupun mancanegara, merasa aman datang ke wisata-wisata yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Dengan meningkatnya perhatian dari Komisi I DPR RI, lanjutnya, diharapkan langkah konkret dari aparat keamanan dan pemerintah daerah bisa segera diimplementasikan untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di seluruh destinasi wisata Indonesia. Khususnya, di wilayah NTB ini.

“Khususnya, dalam rangka untuk bisa memberikan peluang bagi masyarakat, untuk memberikan peluang bagi para investor untuk bisa datang di Indonesia. Pastikan, yang datang ke Indonesia, merasa aman, terlindungi, dan nyaman,” pungkasnya.

Komentar