LIPUTAN.CO.ID, Mekkah – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Jawa Barat Agita Nurfianti melaksanakan kunjungan kerja penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 dengan mendatangi jamaah haji asal Jawa Barat di Makkah, Arab Saudi, Minggu (1/6/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPD RI terhadap penyelenggaraan haji, guna memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan dengan baik. Diketahui, jamaah haji asal Jabar tersebar di beberapa sektor, yaitu sektor 1, 6, dan 7, dengan jumlah terbanyak berada di sektor 7.
Dalam kunjungannya, Agita menerima berbagai keluhan dan masukan dari para jamaah. Salah satu isu yang mencuat adalah terkait sistem syarikah, di mana beberapa pasangan suami istri pendamping ada yang terpisah dengan jamaah yang mereka dampingi. Selain itu, para jamaah juga mengeluhkan keterlambatan koper yang cukup lama hingga sampai ke tangan mereka.
Namun demikian, jamaah menyampaikan apresiasi terhadap aspek lainnya, seperti transportasi, akomodasi, dan katering. Fasilitas transportasi dinilai nyaman dan sesuai kebutuhan, hotel tempat menginap dinilai layak dan nyaman, serta makanan yang disajikan terasa enak dan diberikan tepat waktu.
Di sisi lain, ada keluhan mengenai kurangnya ruang khusus untuk merokok. Saat ini, belum tersedia area khusus bagi perokok, sehingga asap rokok menyebar ke berbagai tempat dan mengganggu kenyamanan jamaah lain.
Agita juga menyempatkan diri mengunjungi klinik kesehatan di sektor tersebut. Di sana, ia mendapati bahwa para tenaga kesehatan bekerja secara bergiliran dan menghadapi beban kerja yang cukup tinggi.
“Pasien mulai datang sejak pukul 03.00 dini hari, dan hingga pukul 09.00 pagi jumlahnya sudah mencapai ratusan,” ungkap salah seorang petugas kesehatan.
Tercatat tiga orang jamaah meninggal dunia dan beberapa lainnya masih dirawat di rumah sakit.
Selain itu, terdapat keluhan dari Kloter 3 mengenai aplikasi “Mulur” yang belum mencantumkan data mereka secara tepat. Terdapat sekitar 82 nama dari kloter lain yang muncul di aplikasi, padahal data final seharusnya sudah selesai pada hari tersebut.
Menanggapi situasi ini, Agita menyatakan harapannya agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beribadah.
“Alhamdulillah, saya hari ini bisa hadir di sini, bisa bertemu, bisa bersilaturahmi. Mudah-mudahan kita semua selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT, diberikan kemudahan, kelancaran dalam menjalankan ibadah kita,” ujar Agita.
Salah seorang jamaah menyampaikan terima kasih atas pelayanan para petugas haji.
“Untuk Bapak-bapak petugas di sini saya mengucapkan terima kasih karena saya lihat sudah semaksimal mungkin untuk bisa melayani kami semua,” ungkapnya.
Agita menegaskan, seluruh temuan dalam kunjungan ini akan menjadi masukan penting untuk perbaikan sistem pelayanan haji di masa yang akan datang.







Komentar