LIPUTAN.CO.ID, Siak – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyatakan dukungannya terhadap usulan revitalisasi Istana Siak yang berada provinsi Riau. Alasannya, Istana Siak memiliki nilai historis dan budaya tinggi sebagai simbol kejayaan Melayu yang masih kuat hingga kini.
Dikatakannya, Istana Siak adalah salah satu yang unik di Indonesia, dengan daya tarik yang khas dan berpotensi besar untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Tidak banyak di Indonesia istana seperti ini. Mungkin satu-satunya yang punya kekhasan budaya Melayu yang kuat. Proposal untuk revitalisasi tadi sudah diserahkan langsung kepada Kementerian Pariwisata. Kami di DPR akan ikut mengawal,” kata Saleh, Jumat (25/7/2025).
Menurutnya, revitalisasi yang ditaksir memerlukan anggaran sekitar Rp10-12 miliar itu bukan sekadar renovasi fisik, melainkan investasi budaya yang berdampak luas. Ia optimis, kondisi istana yang bagus nantinya mampu menarik wisatawan.
“Karena bila istana berhasil direvitalisasi, daya tarik wisata meningkat, kunjungan bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak,” ujarnya.
Tak hanya infrastruktur, Saleh juga menyoroti pentingnya pengembangan UMKM lokal, termasuk perbaikan kemasan produk dan pelatihan keterampilan. Ia mendorong kolaborasi antara Pemkab Siak, DPR, dan kementerian terkait agar UMKM bisa naik kelas.
Politikus PAN itu menilai Siak memiliki posisi strategis, baik dari sisi sejarah Melayu maupun dari letak geografis yang dekat dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Ia berharap konektivitas dan kerja sama antarnegara bisa dimaksimalkan untuk kemajuan daerah.







Komentar