LIPUTAN.CO.ID, Lombok – Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menekankan pentingnya kolaborasi media dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui pemberitaan yang konstruktif dan inspiratif.
Hal ini ia sampaikan dalam Media Gathering Sekretariat Jenderal MPR bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Jumat (11/7).
“Pers adalah mitra strategis dalam membentuk opini publik yang sehat dan membangun narasi kebangsaan. Peran media tidak sebatas peliputan, tetapi ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” ujar Siti Fauziah.
Pemilihan Mandalika sebagai lokasi acara, menurutnya, bukan tanpa alasan. Wilayah ini dianggap memiliki daya tarik wisata yang kuat serta keindahan alam yang mampu mendongkrak citra positif Indonesia.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyambut baik kehadiran puluhan jurnalis nasional. Ia menilai kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam upaya mempromosikan pariwisata daerah.
“Begitu Ketua MPR menyampaikan niat membawa seratus wartawan ke NTB, saya langsung mendukung penuh. Ini bukan hanya kegiatan refreshing, tapi bentuk kampanye wisata yang efektif,” kata Iqbal.
Lebih lanjut, Iqbal menyebut Pemprov NTB tengah mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di luar musim puncak. Strateginya adalah dengan menyelenggarakan dua event besar setiap bulan.
“Kami ingin penerbangan tidak hanya padat saat libur panjang. Kalau beban penumpang merata, maka harga tiket bisa stabil dan lebih terjangkau,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KWP Ariawan menegaskan bahwa insan pers akan terus memainkan peran kritis namun tetap konstruktif.
Menurutnya, media tidak hanya bertugas mengoreksi kebijakan, tetapi juga punya tanggung jawab dalam mengangkat potensi daerah agar dikenal luas.
“Kami siap mendorong isu-isu daerah naik ke permukaan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucap Ariawan.
Media Gathering ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Lunggana, perwakilan Biro Humas DPD RI, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah NTB.
Kegiatan ini menjadi momentum sinergi antara lembaga negara dan media dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.







Komentar