Politikus NasDem: Videokan Polisi yang Tak Adil

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Setiap orang sudah bisa untuk jadi wartawan untuk mempublikasikan setiap peristiwa yang dirasakan ada ketidakadilan dengan cara merekamnya melalui teknologi gadget.

Kegiatan merekam berbagai ketidakadilan itu juga sudah merambah berbagai kegiatan pelayan anggota polisi yang dinilai tidak adil dan bertentangan dengan prosedur yang berlaku.

Hal itu dikatakan anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lalo, dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Transformasi Polri Menuju Presisi: Menjadi Harapan Masyarakat”, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

“Videokan dugaan anggota polisi yang tidak adil dalam memberikan pelayanan, apalagi menyalahi prosedur. Sepanjang itu bisa dipertanggung jawabkan, pasti polisi yang salah itu ditindak,” kata Rudianto.

Faktanya, lanjut politikus Partai NasDem itu, memang sudah banyak polisi yang dihukum bahkan diberhentikan karena laporan masyarakat melalui video.

“Apa lagi Presiden sudah teken ketentuan perlindungan saksi dan korban, banyak polisi yang diberhentikan karena video masyarakat itu,” pungkasnya.

Komentar