Sapa Masyarakat Bantul, Gus Hilmy: Hati-hati Kelola Dana Koperasi

LIPUTAN.CO.ID, Bantul – Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hilmy Muhammad, menyapa petani dan pelaku koperasi di Kabupaten Bantul, Rabu (30/7/2025).

Di Kelurahan Sendangsari, Gus Hilmy berdialog dengan para petani dan pelaku pertanian. Ia menyoroti capaian surplus produksi yang diraih petani setempat, namun belum diiringi dengan peningkatan kualitas penyuluhan dan penguatan kedaulatan pangan.

Para petani menyampaikan berbagai kendala, seperti kurangnya alat, kekeringan, keterbatasan dana, serangan hama tikus, serta penyuluh pertanian yang tidak sesuai kriteria.

Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul mengakui keterbatasan SDM penyuluh. Gus Hilmy pun mendorong penggunaan teknologi, seperti penyuluhan daring, sebagai solusi praktis dan hemat biaya.

“Saya mengusulkan melakukan penyuluhan secara online untuk mengatasi terbatasnya penyuluh. Bisa menggunakan teknologi agar lebih murah dan efektif,” ujarnya.

Di kesempatan lain, bertempat di Aula Showroom Batik Wijirejo, Gus Hilmy melakukan rapat dengar pendapat dengan tema Peningkatan Kapasitas Pengelolaan dan Jaringan Koperasi.

Dalam sambutannya, Gus Hilmy menekankan pentingnya transparansi dan pertanggung jawaban dalam pengelolaan dana koperasi. Ia juga mengapresiasi perkembangan koperasi syariah dan BMT yang semakin aktif memperluas jaringan dan layanan kepada anggota.

Namun di sisi lain, Gus Hilmy turut mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap maraknya koperasi baru yang tidak kredibel dan berisiko menimbulkan penipuan. Ia berharap BMT Sanden dan koperasi lainnya bisa menjadi lembaga pembiayaan yang profesional dan terpercaya.

”Dalam proses pengelolaan dana di koperasi harus hati-hati, transparansi adalah kunci agar koperasi tetap dipercaya. Koperasi harus dikelola dengan baik dan benar demi keberlanjutan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Komentar