Tiga Jam Prabowo-Golkar Bertemu di Istana, Masalah Ini yang Dibahas

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Pengurus DPP Partai Golkar menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu (27/8/2025).

Pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu membahas arah pembangunan nasional serta masukan dari Golkar.

Sekjen Partai Golkar, Sarmuji, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya mengembalikan ruh konstitusi dan semangat Pancasila dalam penyelenggaraan negara.

Menurutnya, konstitusi Indonesia mengamanatkan distribusi kekayaan tidak hanya melalui pajak, tetapi dengan memberikan akses dan kesempatan yang luas bagi rakyat.

“Kalau negara liberal mengandalkan pajak, konstitusi kita justru mengamanatkan rakyat diberi akses dan kesempatan terlebih dahulu. Baru kemudian pajak menjadi instrumen di hilir,” kata Sarmuji dalam keterangan persnya.

Ia mencontohkan program sekolah rakyat, makan bergizi gratis, dan cek kesehatan yang digagas Presiden Prabowo sebagai upaya nyata memperluas akses masyarakat kecil terhadap layanan dasar.

“Selama ini akses itu cenderung hanya bisa dinikmati kalangan berprivilege. Negara kini hadir memperkuat masyarakat kebanyakan yang daya tawarnya lemah terhadap sumber daya produksi,” jelasnya.

Selain isu kesejahteraan, pertemuan juga menyinggung perbaikan sistem politik dan reformasi hukum.

“Diskusi panjang ini menunjukkan keseriusan Presiden dan Golkar untuk memastikan arah pembangunan sesuai amanat konstitusi. Intinya, kami menguatkan komitmen bersama agar negara lebih berpihak pada rakyat,” pungkas Sarmuji.

Komentar