Banggar DPR Jelaskan Paket Bansos dan Ini Isinya

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan rencana stimulus ekonomi yang nilainya mencapai Rp16,23 triliun, dalam bentuk menggelontorkan paket bantuan sosial atau Bansos untuk keluarga rentan yang setiap paketnya berisi 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita.

Paket Bansos ini mengalami penambahan setelah sebelumnya hanya berisi 10 kg beras dan 1 liter minyak, yang ternyata merupakan usul dari Pimpinan DPR.

Ketua Badan Anggaran DPR RI HM. Said Abdullah mengungkap hal itu dalam rapat kerja bersama pemerintah, Kamis (18/9/) lalu. “Kami barusan berlima (pimpinan Banggar) konsultasi dengan pimpinan DPR. Ini permintaan langsung dari pimpinan DPR agar Rp16,23 triliun itu khususnya untuk yang 10 kg beras saja, tidak cukup 10 kg beras. Mohon per bulan ditambah minyak goreng 2 (liter),” kata Said.

Diketahui, dalam rapat paripurna pengesahan UU RAPBN 2026 yang digelar Selasa (23/9/2025), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyanggupi usulan penambahan paket Bansos dalam rangka stimulus ekonomi pemerintah.

Saat menyampaikan pandangan akhir pemerintah terkait RAPBN 2026, Purbaya menyatakan bahwa Kemenkeu menyanggupi usulan DPR.

Usulan ini sebelumnya telah didorong melalui Banggar DPR saat rapat kerja bersama pemerintah, Kamis (18/9). Adapun program Bantuan Pangan dijalankan pemerintah pada periode Oktober–November 2025.

DPR menilai tambahan tersebut penting untuk memperkuat daya beli masyarakat, khususnya kelompok miskin dan rentan.

Dalam rapat Banggar, DPR menilai stimulus yang mencapai Rp16,23 triliun masih bisa dioptimalkan agar manfaatnya lebih terasa.

Memang sempat ada wacana agar bantuan minyak goreng diberikan hingga 5 liter. Namun, usulan tersebut urung dilanjutkan karena dikhawatirkan melenceng dari tujuan awal program bantuan pangan.

Komentar