Faujia Berharap Purbaya Yudha Sadewa Perkuat Fundamental Ekonomi Nasional

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Langkah Presiden Prabowo Subianto yang melantik Purbaya Yudha Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih, terus mendapat perhatian di ruang publik.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Faujia Helga Br Tampubolon, misalnya. Ia menyatakan pihaknya menyambut baik penunjukan Purbaya Yudha Sadewa sebagai Menteri Keuangan RI oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kehadiran Purbaya diharapkan mampu menjaga keseimbangan fiskal dan moneter guna mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Fraksi Partai Demokrat menyambut baik kehadiran Bapak Purbaya Yudha Sadewa sebagai Menteri Keuangan RI yang baru. Kami menilai, di bawah kepemimpinannya, Indonesia akan semakin dekat dengan Visi Indonesia Emas 2045,” kata Faujia, dalam Dialektika Demokrasi, bertajuk “Menteri Keuangan Baru Harapan Baru Menata Ekonomi Indonesia”, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Anggota DPR RI daerah pemilihan Papua Barat Daya itu menambahkan, Fraksi Partai Demokrat berharap percepatan perbaikan fundamental ekonomi nasional dapat segera terwujud, termasuk pencapaian target pertumbuhan ekonomi hingga 5,2 persen pada tahun 2026.

Lebih jauh, Faujia menekankan pentingnya implementasi kebijakan makro dalam APBN 2026. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan privat sektor, sebagaimana semangat yang pernah digagas Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Dengan semangat gotong royong, kami mendorong pemerintah terus menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat daya beli masyarakat, dan membuka arus investasi,” ungkapnya

“Dengan begitu, diharapkan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan dapat tercapai,” tuturnya.

Anggota Komisi VI DPR itu juga menegaskan komitmen Fraksi Demokrat untuk mengawal setiap kebijakan ekonomi agar benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, melanjutkan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komentar