LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana mengambil alih pembayaran utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, senilai Rp1,2 triliun per tahun.
“Saya rasa polemik ini sudah selesai. Kami di Komisi VI mendukung penuh langkah yang disampaikan oleh Presiden Prabowo,” ujar Andre di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/11).
Andre menilai keputusan tersebut merupakan langkah realistis. Sebab, bila seluruh tanggung jawab pembayaran utang dibebankan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI), hal itu akan menjadi beban berat bagi perusahaan pelat merah tersebut.
“Kalau tanggung jawab itu diserahkan sepenuhnya ke KAI, tentu akan sangat berat. Apalagi mereka masih harus melaksanakan tugas pelayanan yang menyangkut jutaan masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Politikus Gerindra itu menegaskan, di berbagai negara, pembangunan infrastruktur transportasi memang menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Supaya teman-teman ketahui, di negara manapun itu prasarana memang tanggung jawab pemerintah. Yaitu relnya dan infrastruktur lainnya itu memang tanggung jawab pemerintah,” ungkap Andre.
Ia menjelaskan, tanggung jawab operator seperti KAI biasanya hanya mencakup sarana, bukan prasarana.
“Nah, sarana ini yang gerbongnya, ini tanggung jawab biasanya operator. Nah yang mahal itu kan prasarana, ini yang beban berat. Tapi Presiden sudah memutuskan untuk mengambil alih tanggung jawab semuanya,” tambahnya.
Andre berharap keputusan tersebut dapat mengakhiri polemik soal utang proyek kereta cepat yang selama ini menjadi sorotan publik.
“Oleh sebab itu, kami berharap polemik Whoosh dapat segera diselesaikan, agar ke depan pemerintah bisa melakukan kajian yang lebih mendalam untuk pengembangan kereta cepat,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya mengambil alih utang Whoosh ke pihak Chinadengan menggunakan dana hasil pemberantasan korupsi. Menurut Prabowo, langkah ini diambil agar masyarakat tetap bisa merasakan manfaat dari keberadaan proyek transportasi modern tersebut.







Komentar