LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat Tiongkok, Wang Huning, menyatakan prihatin dan duka mendalam atas bencana banjir dan tanah longsong yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin usai menerima kunjungan Ketua MPR Tiongkok (Chinese People’s Political Consultative Conference/ CPPCC), dipimpin Wang Huning, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
“Dalam pertemuan tadi, Ketua Komite Nasional CPPCC, Wang Huning menyatakan prihatin dan duka mendalam atas bencana alam di Sumatra,” ungkap Sultan, kepada wartawan.
Selain itu, Sultan mengatakan hubungan Indonesia dengan Tiongkok sudah sangat baik yang ditandai dengan kunjungan Prabowo Subianto ke Tiongkok, baik sebelum maupun sesudah jadi presiden.
“Hubungan Indonesia-Tiongkok sudah sangat baik yang diawali oleh Presiden Prabowo yang berkunjung ke Tiongkok, baik sebelum dan sesudah pelantikan presiden,” ungkap Sultan.
Kepada Wang Huning, Sultan juga mengungkapkan bahwa Indonesia sudah bergabung dalam kerja sama ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, China dan Afrika Selatan), sejak 7 Januari 2025 yang lalu.
Menurut Senator Indonesia asal Provinsi Bengkulu itu, potensi pasar Indonesia dengan Tiongkok sama bagusnya. Karena itu, hubungan baik kedua negara harus dijaga.
Demikian juga halnya dengan hubungan Parlemen Indonesia-Tiongkok. Menurut Sultan juga sangat luar biasa. “Sekarang hubungan itu sedang dikembangkan ke green demogracy,” ungkapnya.







Komentar