Andina Dorong Lemhannas Perluas Goes to Campus hingga Papua dan Daerah Terpencil

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang memberikan apresiasi terhadap program Goes to Campus yang digagas Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. 

Menurutnya, program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional generasi muda di tengah tantangan era digital.

Andina menilai, ancaman terhadap bangsa saat ini tidak lagi terbatas pada konflik bersenjata, melainkan merambah ke ranah informasi, ruang digital, dan teknologi. 

Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa menjadi kebutuhan mendesak.

“Permasalahan kita sekarang bukan lagi hanya perang militer, tetapi juga disinformasi, polarisasi sosial, serta mobilisasi opini publik berbasis teknologi,” tegas Andina dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Gubernur Lemhannas RI, Senin (19/01).

Politisi muda Partai NasDem itu menilai fokus Lemhannas yang menyasar generasi milenial dan Generasi Z melalui program Goes to Campus sudah berada di jalur yang tepat. 

Ia mengingatkan bahwa ke depan sekitar 60 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif, yang didominasi oleh dua generasi tersebut.

Namun demikian, Andina menekankan pentingnya pemerataan pelaksanaan program agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. 

Ia mendorong Lemhannas untuk menjangkau kampus-kampus di luar Jawa, termasuk di wilayah Sumatera, Kalimantan, Papua, hingga daerah-daerah terpencil.

“Kalau bisa kampusnya jangan di Jawa saja, Pak. Kalimantan, Papua, dan daerah terpencil juga perlu mendapat perhatian,” katanya.

Ia mengusulkan agar pelaksanaan kegiatan dibagi secara proporsional di berbagai pulau, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara nasional dan tidak menimbulkan kesenjangan akses edukasi kebangsaan.

Andina juga menyoroti keterbatasan infrastruktur teknologi dan jaringan internet di sejumlah daerah, khususnya di Kalimantan. 

Menurutnya, kondisi tersebut justru membuat kehadiran langsung Lemhannas ke kampus-kampus daerah menjadi sangat penting.

“Di daerah kami masih banyak yang belum mendapatkan sinyal. Maka ketika Lemhannas hadir langsung ke kampus-kampus, itu menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan besar bagi anak-anak muda daerah untuk mendapatkan pembelajaran kebangsaan,” ujarnya.

Ia berharap program Lemhannas Goes to Campus tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga memastikan pemerataan akses pendidikan kebangsaan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

“Saya harap program Lemhanas Goes to Campus ini ada pemerataan di luar pulau Jawa,” tutup Andina.

Komentar