LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Banjir di Jakarta terus meluas hingga Kamis siang, 29 Januari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air telah merendam puluhan rukun tetangga (RT) serta sejumlah ruas jalan di empat wilayah kota administrasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut dampak banjir kini menjangkau wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
“Saat ini banjir terjadi di 34 RT yang berada di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara,” kata Yohan, Kamis (29/1).
Menurut Yohan, ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter. Wilayah Jakarta Timur menjadi kawasan dengan kondisi paling parah.
“Banjir yang terparah berada di Jakarta Timur dengan ketinggian air dari satu meter sampai satu setengah meter,” tuturnya.
Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Rabu, 28 Januari 2026, memicu kenaikan debit air di sejumlah bendungan dan pos pantau.
Akibatnya, beberapa sungai utama meluap.
“Penyebab utamanya yaitu curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai seperti Sungai Ciliwung, Pesanggrahan, dan Angke Hulu,” ujar Yohan.
Di Jakarta Barat, banjir tercatat merendam 14 RT di Kelurahan Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, serta Kedoya Selatan dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 80 sentimeter.
Sementara di Jakarta Selatan, genangan terjadi di enam RT yang berada di Kelurahan Cipulir, Kuningan Barat, dan Pejaten Timur, dengan tinggi air berkisar 40–50 sentimeter.
Jakarta Timur mencatat 14 RT terdampak di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
“Ketinggian air di wilayah ini berkisar 90 hingga 150 sentimeter. Adapun Jakarta Utara mencatat satu RT terdampak di Kelurahan Rorotan dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter,” imbuhnya.
Tak hanya permukiman warga, banjir juga mengganggu mobilitas. BPBD mencatat sedikitnya 10 ruas jalan tergenang air, antara lain Jalan Daan Mogot KM 12, Jalan Srengseng Raya, Jalan Cileduk Raya, hingga Jalan Raden Inten II, dengan tinggi genangan 10 sampai 50 sentimeter.
“BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan banjir di wilayah terdampak,” tandas Yohan.







Komentar