LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron memberikan apresiasi terhadap kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Apresiasi itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran direksi di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Jakarta.
Herman menilai performa dua bank milik negara tersebut mencerminkan daya tahan sektor perbankan nasional di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil.
Tekanan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, hingga kebijakan proteksionisme dinilai menjadi tantangan serius yang berhasil dihadapi dengan cukup baik.
“Di tengah tantangan global yang semakin berat, kinerja BNI dan BTN menunjukkan ketahanan dan kehandalan manajerial perbankan Indonesia. Secara umum indikator kinerja sudah cukup baik dan perlu terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar Herman dikutip, Selasa (27/1).
Ia juga menyoroti rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) perbankan yang masih terjaga.
Mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPL nasional tercatat stabil di bawah 3 persen, menandakan kualitas aset perbankan tetap sehat dan aktivitas ekonomi riil masih berjalan.
Khusus untuk BNI, Herman mengapresiasi penyaluran kredit yang tersebar merata ke berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga jasa.
Menurutnya, komposisi ini membuat BNI berpeluang menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, ditopang oleh segmen korporasi, konsumer, dan UMKM.
Ke depan, ia mendorong BNI memperbesar skala bisnis melalui percepatan digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), disertai penguatan keamanan siber seiring meningkatnya transaksi digital.
Sementara itu, terhadap BTN, Herman menyatakan dukungannya pada peningkatan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama yang terkait sektor perumahan.
Ia menilai realisasi KUR BTN cukup positif dan memiliki dampak berganda bagi perekonomian.
“Penambahan kuota KUR BTN dapat mendorong pengembang kecil dan menengah meningkatkan pembangunan perumahan rakyat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan hunian,” kata Herman.
Di akhir pernyataannya, Herman turut mengapresiasi peningkatan kualitas layanan perbankan, sembari mengingatkan agar pelayanan prima dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.







Komentar