Jalan Putus, Bantuan untuk Sikundo Masih Diangkut Helikopter

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan bantuan dari pemerintah pusat untuk warga terdampak banjir bandang di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, terus disalurkan meski wilayah tersebut masih terisolasi. 

Hingga kini, distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan pengiriman bantuan pada Selasa menjadi kali ketiga pemerintah pusat menyalurkan logistik ke Sikundo melalui udara.

“Hari ini ketiga kalinya pemerintah pusat dalam hal ini mengirim bantuan ke masyarakat Sikundo melalui udara,” kata Tarmizi di Meulaboh, Selasa (13/1).

Menurut dia, bantuan yang dibawa helikopter meliputi 20 paket sembako dari BNPB, paket bahan makanan dan minuman, serta satu koli handuk. 

Total berat bantuan yang telah disalurkan mencapai 338 kilogram.

Tarmizi menjelaskan, penggunaan helikopter terpaksa dilakukan karena akses darat menuju Sikundo belum dapat dilalui. 

Ruas jalan sepanjang sekitar lima kilometer rusak parah akibat banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025.

“Bantuan ini disalurkan melalui udara karena akses jalan ke kawasan Sikundo masih terputus dan masih dilakukan perbaikan,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum pengiriman terbaru ini, Pemkab Aceh Barat juga telah menyalurkan bantuan logistik untuk warga Sikundo yang terisolasi. 

Hingga kini, terdapat sekitar 40 kepala keluarga dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo yang belum bisa keluar dari wilayah mereka.

“Kondisi masyarakat KAT Sikundo saat ini sangat memprihatinkan,” ujar Tarmizi. 

Ia menyebut kerusakan jalan membuat akses desa berubah menjadi aliran sungai sehingga warga tidak dapat beraktivitas ke luar kawasan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah mengatakan kondisi akses menuju Sikundo belum mengalami perubahan.

“Akses menuju ke kawasan Sikundo hingga kini masih terputus sehingga bantuan ke kawasan tersebut hanya bisa dilakukan melalui udara,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah kepada ANTARA di Meulaboh, Selasa.

BPBD Aceh Barat, lanjut dia, menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang telah mengirimkan bantuan sebanyak tiga kali. 

Dukungan tersebut dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir bandang di wilayah terpencil tersebut.

Komentar