Pilkada oleh DPRD? Benny K Harman: Itu Bukan Solusi!

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Anggota Badan Legislasi atau Baleg DPR RI, Benny Kabur Harman, menolak wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah atau Pilkada melalui DPRD.

Menurut politikus Partai Demokrat itu, langkah tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar dalam demokrasi lokal.

Hal itu dikatakan Benny, sebagai respon terhadap wacana pengembalian mekanisme Pilkada ke tangan DPRD, yang oleh Pemerintah diklaim, sebagai solusi untuk memangkas biaya politik yang besar.

Wacana tersebut kembali bergulir setelah disuarakan oleh Presiden Prabowo Subianto dan didukung sejumlah partai politik pendukung pemerintah. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia secara terbuka mengusulkan agar Pilkada pada Pemilu mendatang dilakukan melalui DPRD.

Usulan itu disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-61 Partai Golkar akhir tahun lalu.

Ditegas Benny, Pilkada tidak langsung justru berpotensi mempertahankan masalah klasik seperti tingginya biaya politik, praktik politik uang, hingga lemahnya netralitas aparatur negara.

“Menurut saya, Pilkada dikembalikan ke DPRD itu bukan solusi,” tegas Benny, Senin (5/1/2026).

Dikatakannya, akar persoalan Pilkada terletak pada lemahnya regulasi. Karena itu, ia mendorong perbaikan menyeluruh terhadap Undang-Undang Pilkada agar norma hukum lebih jelas dan memiliki daya paksa yang kuat.

“Buat Undang-Undang Pilkada yang lebih baik. Norma harus jelas dan tegas, dengan sanksi tegas bagi pelanggar,” katanya.

Soal tingginya ongkos politik, Benny berpandangan negara seharusnya mengambil peran lebih besar dengan membiayai pelaksanaan Pilkada. Keterbatasan anggaran, lanjutnya, tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas demokrasi atau menghilangkan hak rakyat memilih pemimpin secara langsung.

“Jika tujuan demokrasi adalah kesejahteraan rakyat dan lahirnya pemimpin berkualitas, anggaran tidak boleh jadi alasan untuk mundur dari pemilihan langsung,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Benny mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan tidak apatis terhadap politik. Ditegaskannya, perjuangan politik seharusnya tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Jangan pernah putus asa berjuang untuk rakyat. Politik itu harus riang gembira,” pungkasnya.

Komentar