LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Azis Subekti menilai tantangan besar Pemerintahan Prabowo-Gibra adalah menjaga agar arah besar Bangsa Indonesia tidak teredusi oleh kepentingan jangka pendek segelintir orang.
Karena itu, menurut Azis Subekti, pemerintahan Prabowo-Gibran fokus menangani urusan strategis seperti pangan, energi, industri, pertahanan, dan stabilitas ekonomi tidak tereduksi oleh kepentingan jangka pendek, transaksi politik, atau kebisingan yang menggerus rasa keadilan.
“Negara hadir dalam urusan-urusan strategis pangan, energi, industri, pertahanan, dan stabilitas ekonomi. Kemandirian ekonomi dan stabilitas negara tentu tidak tumbuh di ruang hampa, melainkan dari kepercayaan bahwa kebijakan yang diambil memang ditujukan untuk kepentingan bersama, bukan untuk segelintir kelompok,” kata Azis Subekti, di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, banyak kebijakan hari ini menuntut kesabaran kolektif. Hilirisasi, penguatan pangan, pembenahan fiskal, hingga penataan birokrasi.
Dalam situasi seperti ini lanjuutnya, saling percaya menjadi energi utama agar bangsa tidak mudah lelah dan saling menyalahkan.
Selain itu, kepercayaan juga menjadi jembatan penting antara pemerintah pusat dan daerah. Pasalnya, Negara besar tidak dibangun hanya dari istana, melainkan dari ribuan keputusan kecil di kabupaten, kota, dan desa.
‘’Saat pusat percaya pada daerah, dan daerah pun merasa dipercaya mengeksekusi kebijakan dengan bertanggung jawab, maka konsistensi arah nasional akan terjaga. Hal itu pun berlaku dalam hubungan antarkelompok politik. Karena, Demokrasi bukan soal menang-kalah tanpa akhir, melainkan soal kemampuan menjaga agenda bersama setelah kontestasi selesai,” ungkalnya.
Ditegaskan Azis, sejatinya negara yang besar tidak menuntut kesamaan pikiran, melainkan butuh kesepakatan minimum tentang arah di mana stabilitas, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan rakyat menjadi tujuan bersama yang tidak boleh dikorbankan karena kepentingan sesaat sekelompok orang.
“Di sinilah pesan terpenting yang patut dijaga dalam perjalanan pemerintahan ini. Indonesia tidak sedang berada di jalan yang mudah, tetapi di jalan yang masuk akal secara sejarah. Jalan tersebut butuh kebijakan yang konsisten, kepemimpinan yang tegas, dan tak kalah penting, kepercayaan publik yang terus dirawat dengan kejujuran, keterbukaan, dan keberanian mengoreksi diri,” tegasnya.
Karenanya, Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI itu yakin, selama pemerintah menjaga arah dengan konsisten, adil, dan rakyat pun terus memberi kepercayaan yang rasional dan kritis, Indonesia akan tumbuh menjadi negara besar, stabil secara politik, mandiri secara ekonomi, dan yang terpenting mampu mensejahterakan rakyatnya dengan martabat.







Komentar