RS Apung PDIP Berlabuh di Sibolga, Layanan Kesehatan Gratis Dibuka

LIPUTAN.CO.ID, Sumut – Kapal Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan resmi bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Pondokbatu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara. 

Kehadiran kapal tersebut difokuskan untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan korban bencana secara cuma-cuma.

Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, menyampaikan bahwa RS Apung Laksamana Malahayati akan berada di PPN Sibolga hingga 24 Januari 2026. 

Selama periode tersebut, masyarakat dipersilakan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia tanpa dipungut biaya.

“Selama periode ini, masyarakat atau pun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati,” kata Ribka Tjiptaning, kepada wartawan yang dikutip, Kamis (22/1).

Ribka menjelaskan, rumah sakit apung yang didirikan partai berlambang banteng moncong putih itu memiliki misi menjangkau pelayanan kesehatan bagi warga di wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil di Indonesia.

“Selain pengobatan gratis, pada tanggal 23 nanti adalah hari ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Kita akan merayakannya bersama pengungsi,” kata Ribka.

Pada momentum yang sama, PDIP juga akan menggelar perayaan Natal nasional bersama para pengungsi korban bencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Perintah Ibu Megawati, perayaan Natal tidak di hotel atau di gedung mewah. Tetapi bersama dengan saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.

Tak hanya pelayanan medis, Ribka menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan lain juga dilaksanakan.

Mulai dari trauma healing untuk pemulihan psikologis korban bencana, bedah rumah yang terdampak, penyerahan bantuan pembangunan rumah ibadah seperti masjid dan gereja.

Hingga pembagian seragam sekolah dan guru, sembako, serta bingkisan Natal di lokasi terdampak bencana.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Marinus Gea, mengaku terkesan dengan tingginya animo masyarakat yang datang memeriksakan kesehatan di RS Apung Laksamana Malahayati yang bersandar di Pondokbatu, Sarudik.

“Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan ini memang sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Marinus menjelaskan, RS Apung Laksamana Malahayati telah menjangkau berbagai wilayah kepulauan di Indonesia. 

Sebelumnya, kapal tersebut juga melayani masyarakat terdampak bencana di Aceh pada 25 November 2025.

Ia menambahkan, fasilitas pelayanan di kapal tersebut didukung oleh tenaga kesehatan profesional dan peralatan medis yang memadai, termasuk untuk tindakan operasi.

“Dokter juga tersedia. Kalau terdapat penyakit yang tidak bisa dilakukan pelayanannya di sini, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat,” katanya.

Komentar