Situasi Iran Memanas, DPR Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk terus memantau secara ketat dinamika situasi di Iran.

Hal ini menyusul kondisi keamanan yang kian memburuk. 

Langkah ini dinilai penting guna memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di negara tersebut.

Sukamta menegaskan bahwa perhatian terhadap Iran tidak bisa dilakukan setengah-setengah, mengingat eskalasi konflik yang sudah berlangsung cukup lama.

“Kami mencermati perkembangan Iran secara lebih detail, memantau dan saya kira teman-teman di Kemlu juga melakukan hal yang sama,” kata Sukamta di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menambahkan, jumlah WNI di Iran tergolong signifikan, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Karena persoalan ini sudah agak panjang, jadi teman-teman di Kemlu kami harapkan memang terus mencermati perkembangan yang ada di Iran, karena jumlah WNI kita di sana lumayan, terutama pelajar dan mahasiswa,” imbuhnya.

Menurut Sukamta, Kemlu perlu menyiapkan langkah antisipatif, termasuk rencana evakuasi jika situasi memburuk. 

Selain itu, WNI juga diimbau untuk menghindari lokasi-lokasi rawan dan selalu mengikuti arahan resmi.

“Tapi kalau sewaktu-waktu diperlukan kami berharap supaya Kemlu siap sedia, keselamatan WNI menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar proses evakuasi, bila harus dilakukan, tidak sampai terlambat. 

Sukamta menyoroti laporan korban tewas akibat bentrokan di Iran yang disebut telah melampaui 500 orang. 

Dengan kondisi tersebut, ia menegaskan keselamatan WNI harus ditempatkan sebagai agenda utama pemerintah.

Komentar