KILASJATENG.COM, SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-73, bertempat di halaman Lawang Sewu Semarang diadakan serangkaian kegiatan, Jumat (17/8).
Adapun jenis perayaan ini dimulai dari rangkaian upacara, pemberian bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat di wilayah Jateng, perlombaan rakyat hingga hiburan keroncong.
Pemilihan Lawang Sewu sebagai lokasi peringatan Hari Kemerdekaan RI kali ini, dilatarbelakangi agar tempat wisata kebanggaan warga Kota Semarang ini semakin dikenal oleh kalangan masyarakat luas.
Lawang Sewu menjadi saksi biksu bagi perjalanan perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Mulai sebagai tempat kantor pusat perkeretaapian di jaman Hindia Belanda hingga peristiwa pertempuran 5 hari di Kota Semarang. Semua ini tidak lepas dari keberadaan sosok bangunan Lawang Sewu.
Setelah selesai gelar upacara, acara dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan sosial, seperti pembagian bantuan CSR dalam program “BUMN Hadir Untuk Negeri” kepada masyarakat di sekitar Jateng.
Untuk program “BUMN Hadir Untuk Negeri” tersebut pihak PT KAI telah menggelontorkan dana CSR-nya sekitar Rp 2.151.323.260.
Adapun bantuan yang telah diberikan pada tahun 2018 oleh pihak KAI dan sejumlah BUMN lainnya diantaranya, program Siswa Mengenal Nusantara, program Elektrifikasi, pembangunan prasarana dan sarana MCK, pembangunan air bersih, perbaikan rumah pegawai BUMN yang berpenghasilan rendah, pembuatan rumah baca atau taman baca.
Selain itu, program bea siswa pendidikan, program pasar murah, pembangunan prasarana dan sarana pendidikan, program pemberdayaan masyarakat, program padat karya tunai, pembagunan dan perbaikan prasarana serta sarana umum.
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro menjelaskan program Siswa Mengenal Nusantara merupakan bentuk sinergitas perusahaan yang dilaksanakan secara menyeluruh dengan melaksanakan program pertukaran pelajar.
"Tidak hanya mengirimkan pelajar dari Kalimantan Barat ke sini, tetapi dikirimkan ke mana-mana. Tujuannya, generasi muda ini bisa mencintai nusantara secara menyeluruh. Tidak terkotak-kotak," katanya.
Dengan meninjau Lawang Sewu sebagai bangunan "heritage", Edi mengharapkan para pelajar yang merupakan penerus bangsa itu peduli untuk merawat dan melestarikan apa yang diwariskan pendahulunya.
"Diharapkan para pelajar penerus bangsa itu peduli merawat dan melestarikannya. Dengan berbagai program bantuan CSR tersebut, juga diharapkan bisa lebih mendekatkan keberadaan perusahaan BUMN pada umumnya dan PT KAI pada khususnya, dengan masyarakat sekitarnya,” ujar Edi.
Selain dari KAI, hadir dalam kesempatan itu Asisten Deputi Layanan Hukum BUMN Rini Widyastuti, dan perwakilan PT TWC, perwakilan PT KIW, dan perwakilan PT Perhutani, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan.
Rini Widyastuti selaku Asisten Deputi Layanan Hukum BUMN mengatakan program Siswa Mengenal Nusantara dari sisi kuantitas dari tahun ke tahun semakin meningkat dengan penambahan jumlah peserta 100 orang setiap tahun.
"Tiap tahun pesertanya bertambah 100 orang. Terakhir ini sekitar 800-900 peserta, tahun kemarin ada 750 peserta, sementara sebelumnya hanya 650 peserta. Tahun depan, kami harapkan 1.000 peserta," katanya. (Art)







Komentar