MSA Kargo Resmikan Gudang Logistic Center di Semarang

KILASJATENG.COM, SEMARANG – PT Monang Sianipar Abadi (MSA Kargo) meresmikian logistic center di Semarang, Jumat (15/2). Gudang ini dibangun di atas tanah seluas 2,310 meter persegi.

Owner MSA Kargo, Monang Sianipar mengatakan, pembangunan ini bermula dari pembelian lahan seluas 16,800 meter persegi di Tanjung Mas Semarang. Kemudian, secara bertahap MSA Kargo mampu menyelesaikan pembangunan pergudangan seluas 6,000 meter persegi pada September 2016 lalu.

"Saya berharap dengan beroperasinya gudang baru ini, akan sedikit membantu ketersediaan gudang barang yang terbilang masih sedikit, khususnya di daerah Jawa Tengah," ujar Monang ketika ditemui di lokasi gudang logisticnya kawasan Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat (15/2).

Menurut dia, Kota Semarang akan menjadi salah satu primadona bagi para penggiat bisnis Freight Forwarder. Geliatnya sudah terlihat dengan gencarnya pemerintah membangun infrastuktur, khususnya jalan tol yang menghubungkan berbagai kota di pulau Jawa.

Dengan tersambungnya Trans Jawa ini, maka akan memudahkan dan mempercepat kegiatan jasa pengiriman barang. Namun, semua itu akan menjadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan ketersediaan industri logistic yang memadai.

"Ke depan bisnis jasa pengurusan transportasi tidak hanya terbatas pada kegiatan Freight Forwarding. Melainkan juga sudah merambah kepada sektor industri logistic. Oleh karena itu pada tahun 2000 dan 2005, saya berketetapan hati untuk membeli lahan di Jalan Tanjung Mas Semarang untuk membangun sebuah gudang logistic, atau dengan istilah saya hotel barang," kata Monang.

Pembangunan gudang ini bukanlah tanpa risiko, lanjut Monang, mengingat pada waktu itu kondisi perekonomian masih labil dan kurang berkembang. “Insting bisnis saya mengatakan bahwa kedepan Jawa Tengah akan menjadi daerah dengan era logistic terkemuka di Indonesia,” ungkap Monang.

Sejak 1999 MSA Kargo telah mengantongi Sertifikasi Kompetensi (ISO 9902) yang dikeluarkan Sucofindo International Certification Services, yang jarang dimiliki perusahaan sejenis di Indonesia.

Dengan modal ini, MSA Kargo diharapkan menjadi sebuah perusahaan logistic terdepan yang selalu mengutamakan kenyamanan yakni safety dan security.

“Semarang menjadi pilot project MSA Kargo pertama, dari 12 kota cabang MSA Kargo yang akan dikembangkan di masa depan. Kami ingin membuat hotel barang dan berusaha membuat quality system sebagai garansi atas produk utama kami,” kata Monang.

Dia menuturkan, hal ini mutlak dilakukan, karena dalam kegiatan bisnis logistic, MSA Kargo banyak bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan multi nasional yang mengedepankan system mutu dalam industri transportasi.

“Dalam kesempatan ini, ijinkan saya mengucapkan terima kasih kepada PT Damco, para konsolidator dan para costumer yang telah mempercayakan penanganan barang-barang eksport dan import kepada kami. Semoga di tahun-tahun mendatang kerjasama ini akan semakin baik,” harap Monang.

Sebagai informasi, MSA Kargo berdiri sejak tahun 1981 dengan bermodalkan sebuah Vespa, empat karyawan dan kantor sewaan di bilangan Jalan Otista nomor 60 Jakarta.

Keberhasilan Monang Sianipar membangun perusahaannya dilewati suka dan duka, bahkan dengan cucuran keringat dan air mata. Berkat kegigihannya Monang Sianipar membangun perusahaannya, kini MSA Kargo telah menyebar di berbagai kota di Indonesia.

Di antaranya, berada di Jakarta (5 kantor), Bandung (2 kantor), Medan (2 kantor), Batam (1 kantor), Balikpapan (1 kantor), Ujung Pandang (2 kantor), Surabaya (2 kantor), Denpasar (4 kantor), Semarang (2 kantor), Solo (2 kantor), Yogyakarta (2 kantor) dan Jepara (1 kantor). (Art)

Komentar