Politikus PAN: Insya Allah Hak Angket Tak Akan Terwujud

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI Guspardi Gaus menyebut upaya pengguliran hak angket DPR guna mengusut dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak akan berjalan mulus.

Hal itu dikatakan Guspardi merespon interupsi dalam Sidang Paripurna pembukaan masa sidang DPR pada Selasa (5/3/2024) lalu, yang dilancarkan oleh tiga fraksi yaitu PKS, PKB, dan PDI-Perjuangan untuk mendorong penggunaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu.

“Namun menurut pandangan pribadi saya, hak angket insya Allah tidak akan terjadi atau terwujud,” kata Guspardi, dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Merajut Kembali Kebersamaan Membangun Negeri Usai Pemilu 2024”, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, (14/3/2024).

Bersama Guspardi Gaus, juga hadir sebagai narasumber anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Herman Khaeron dan Pengamat Politik Abdul Hakim.

Guspardi merasa perjalanan masih panjang sebelum hak angket bisa terwujud. Anggota DPR RI asal Sumatera Barat itu meyakini hak angket tak akan terwujud.

“Apalagi partai besar menyatakan belum diperlukan, ini sesuatu yang menyatakan pendapat saya itu semakin memperkuat dan memperkokoh pandangan saya terhadap hak angket, dan insya Allah tidak akan terjadi,” pungkas Guspardi Gaus.

Sementara, Herman Khaeron mengaku Pemilu 2024 belum selesai, karena penghitungan sedang berlangsung, dan akan ditetapkan pada tanggal 20 Mater 2024 mendatang.

Karenanya, kata Herman, sejatinya bahwa kalau Pemilu sudah selesai, tentu dengan berbagai koreksinya wajar dan sah-sah saja. Intinya jangan mengada-ada, apa lagi memfitnah terkait kecurangan Pemilu.

“Kalau ada kecurangan ya, ada Bawaslu, kalau Bawaslu tidak cukup untuk bisa menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut, tentu ada Gakumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, artinya ada medianya di situ,” imbuh Herman.

Kendati demikian, Herman Khaeron mengatakan tujuan besar berbangsa dan bernegara adalah mengawal cita-cita kemerdekaan, cita-cita kemerdekaan adalah mewujudkan masyarakat yang adil makmur.

“Cita-cita kemerdekaan adalah mensejahterakan kehidupan masyarakat umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan tentu pada akhirnya kita ikut melaksanakan ketertiban dunia, ini yang harus kita kawal,” pungkas politikus Partai Demokrat itu.

Komentar