Pers Diajak Wagub Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah: Lawan Hoaks

LIPUTAN.CO.ID, Serang – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak insan pers untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan tetap menjalankan fungsi kritik sebagai bentuk kontrol sosial.

Demikian dikatakan Dimyati di Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI, bertajuk “Kolaborasi DPR RI dan Media dalam Mengawal Aspirasi Rakyat Secara Konstruktif dan Berimbang”, dihadapan wartawan Parlemen, di Kota Serang, Banten, Rabu (6/5/2026).

Menurut politikus PKS itu, peran media sebagai penyambung lidah masyarakat sekaligus penjaga kebenaran informasi menjadi dangat penting di tengah maraknya berita bohong atau hoaks.

“Wartawan itu penyambung lidah rakyat, jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, perannya sangat penting dalam menyampaikan informasi yang faktual,” kata Dimyati.

Ditegaskannya, pers memiliki tanggung jawab besar dalam mengedukasi masyarakat dan menangkal penyebaran hoaks. Wartawan, lanjutnya, harus tetap berpegang pada prinsip kebenaran dan akurasi dalam setiap pemberitaan.

“Siapa yang harus melawan berita bohong? Ya, teman-teman wartawan. Karena dasar kerja jurnalistik itu adalah analisis yang tepat dan faktual,” ungkapnya.

Namun, Dimyati juga mengingatkan agar hubungan pemerintah dengan media tetap terjaga dengan baik melalui kolaborasi yang sehat. Ia berharap kritik yang disampaikan tetap konstruktif dan tidak merusak sinergi yang telah terbangun.

“Kalau sudah di dalam, bantu yang di dalam. Tapi kritik tetap harus ada, karena itu bagian dari perbaikan,” ucapnya.

Selain itu, Dimyati juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan wartawan, khususnya yang bertugas di lingkungan Parlemen. Ia menilai, sinergi antara media dan pemangku kepentingan saat ini semakin baik dibandingkan sebelumnya.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan peran wartawan seperti bintang di langit yang menerangi ruang informasi publik.

“Kalau ruang informasi publik tanpa wartawan, bagaikan langit tanpa bintang. Sekarang wartawan itu justru menjadi cahaya bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutan, Dimyati menyambut baik kehadiran para jurnalis di Banten dan berharap mereka dapat menikmati suasana daerah, sekaligus menyampaikan informasi positif kepada publik.

Ia juga meminta para wartawan untuk menyampaikan masukan secara langsung kepada pemerintah daerah apabila menemukan kekurangan dalam pelayanan atau kebijakan.

“Kalau ada yang kurang, sampaikan kepada kami. Itu bagian dari perbaikan bersama,” pungkasnya.

Komentar