LIPUTAN.CO.ID, Tokyo – Svara Nusantara, paduan suara yang berbasis di Kota Tangerang Selatan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di The 8th Tokyo International Choir Competition (ICC) 2026.
Sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia pada kategori Mixed Choir, Svara Nusantara berhasil meraih posisi sebagai Category Winner Mixed Choir (Pemenang Kategori Paduan Suara Campuran) dengan skor 91,35.
Capaian ini menempatkan Svara Nusantara di posisi tertinggi pada kategori Mixed Choir, mengungguli peserta asal Jepang yang berada di posisi kedua dengan skor 87,77.
Selain itu, Svara Nusantara juga terpilih sebagai salah satu Grand Prix Round Finalist, sehingga berkesempatan kembali tampil di babak puncak yang mempertemukan para pemenang kategori dari berbagai negara.
Momen pengumuman keikutsertaan Svara Nusantara dalam Grand Prix Round menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam perjalanan kompetisi ini.
Ko Matsushita, Artistic Director of the Tokyo International Choir Competition, datang langsung untuk menyampaikan kabar tersebut kepada Svara Nusantara. “Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk
menyampaikan bahwa kalian akan melaju ke Grand Prix Round,” ujar Ko Matsushita, saat mengumumkan keikutsertaan Svara Nusantara dalam babak Grand Prix, di Kota Tokyo, Jepang, Senin (27/7/2026).
Bagi Svara Nusantara, pencapaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan mereka sebagai komunitas paduan suara independen yang tumbuh dari ruang komunitas.

Sejak berdiri, Svara Nusantara terus mengembangkan diri melalui proses latihan, produksi, kolaborasi, dan kerja kolektif yang melibatkan para anggota muda dari berbagai latar belakang.
Choir Master sekaligus salah satu Founder Svara Nusantara, Ahmad Yani yang akrab disapa Javert mengungkap, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani bersama oleh seluruh anggota.
“Menjadi Category Winner di kategori Mixed Choir dan mendapatkan kesempatan tampil di Grand Prix Round adalah pengalaman yang sangat berarti bagi Svara Nusantara. Kami datang ke Tokyo bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa cerita, kerja keras, dan semangat anak muda Indonesia ke panggung internasional,” ujarnya.
Ahmad Yani mengatakan, kemenangan ini menjadi pengingat penting bahwa keterbatasan tidak harus menjadi batas dalam berkarya.
“Perjalanan ini tidak selalu mudah. Sebagai komunitas independen, banyak hal yang harus kami bangun dan perjuangkan bersama, mulai dari proses musikal, produksi, pendanaan, sampai kesiapan mental seluruh tim. Karena itu, capaian ini bukan hanya tentang skor atau gelar, tetapi tentang bagaimana kami membuktikan bahwa kerja kolektif, disiplin, dan rasa percaya terhadap proses dapat membawa kami sejauh ini,” ujar Ahmad Yani.
Dalam penilaiannya, Paul Smith, juri asal Britania Raya, co-founder of Grammy-nominated VOCES8, author of The VOCES8 Method, sekaligus CEO of the VOCES8 Foundation, turut memberikan apresiasi terhadap penampilan Svara Nusantara.
“Terima kasih atas penampilan yang sangat dramatis ini. Saya sangat menyukai energi tersebut. Sesekali, saya akan menyarankan agar beberapa bagian dibawakan sedikit lebih perlahan untuk memberi ruang bagi musik dan teks agar dapat berbicara dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, saya menyukai suara paduan suara kalian,” tulis Paul Smith dalam penilaiannya.
Sepanjang rangkaian kompetisi, Svara Nusantara tidak hanya tampil di panggung utama Tokyo International Choir Competition. Svara Nusantara juga berpartisipasi dalam satellite concert yang digelar di Edozakura-dori St., serta tampil dalam TICC Exchange Party yang mempertemukan seluruh kontestan lintasnegara, termasuk dari Jepang, Taiwan, Bulgaria, Amerika Serikat, Polandia, dan negara lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Svara Nusantara membawakan lagu “Mana Lolo Banda” dari Rote, Nusa Tenggara Timur, yang diaransemen oleh Arga Rakasiwi. Pemilihan lagu tersebut ditujukan untuk memperkenalkan keindahan musik Indonesia kepada peserta dan audiens internasional, sekaligus membawa warna budaya Nusantara ke ruang perjumpaan lintas negara meski dalam waktu yang terbatas.
Meski belum membawa pulang gelar Grand Champion, Svara Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, dan memberikan penampilan terbaik dalam setiap kesempatan.
Capaian sebagai Category Winner Mixed Choir dan Grand Prix Round Finalist menjadi dorongan bagi Svara Nusantara untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Indonesia melalui musik paduan suara.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini, tetapi perjalanan Svara Nusantara tidak berhenti di sini. Kami percaya bahwa setiap panggung adalah ruang belajar. Setelah Tokyo, kami ingin terus bertumbuh, memperbaiki diri, dan membawa karya-karya yang semakin matang. Harapan kami, Svara Nusantara dapat terus menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya, berproses, dan membawa nama Indonesia dengan rasa hormat dan kebanggaan,” ujar Ahmad Yani.
Dia tambahkan, keberhasilan ini menjadi bagian penting dari perjalanan Svara Nusantara dalam memperkenalkan potensi paduan suara Indonesia di tingkat internasional.
“Dari Tangerang Selatan menuju Tokyo, Svara Nusantara membuktikan bahwa semangat komunitas, kerja kolektif, dan kecintaan terhadap musik dapat menjadi kekuatan untuk membawa harmoni Indonesia ke panggung dunia,” pungkasnya.
Tentang Svara Nusantara
Svara Nusantara adalah paduan suara independen berbasis di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang berdiri sejak 2023.
Komunitas ini menjadi ruang bagi pemuda-pemudi Jabodetabek untuk mengembangkan bakat, mengasah musikalitas, dan merawat kebudayaan Indonesia melalui seni paduan suara.
Sejak berdiri, Svara Nusantara telah menggelar konser Abhipraya pada 2023 dan Jagaddhita: Senandung Mimpi, Senandung Semesta pada 2025. Svara Nusantara juga meraih Grand Champion dalam National Folklore Festival 2024, 3rd Place dan Best Choreography dalam Jakarta National Choir Competition 2024, serta penghargaan Komunitas Berbasis Seni Terbaik dalam Tangsel Creative Award 2024.
Pada 2026, Svara Nusantara menjadi finalis satu-satunya dari Indonesia untuk kategori Mixed Choir dalam The 8th Tokyo International Choir Competition 2026 dan menjadi Category Winner serta Grand Prix Round Finalist.







Komentar