Sekjen DPR RI: Sederhanakan Mekanisme Kerja dengan Digitalisasi

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengingatkan para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI untuk menyederhanakan mekanisme kerja guna memberikan kemudahan dengan sistem digitalisasi.

“Saya terus mengingatkan semua untuk keluar dari zona nyaman dan terus mengupayakan bagaimana kerja sekarang ini lebih mudah, lebih sederhana dan tidak bertele-tele. Sehingga pekerjaan yang seharusnya selesai dalam hitungan, dapat diselesaikan hari itu juga, bukan malah berhari-hari,” kata Indra, usai melantik 11 pejabat struktural dan fungsional, di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Pelantikan pejabat yang baru saja dilaksanakan ini lanjutnya, untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kedewanan, agar tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan tugas dan fungsi Setjen dan BK DPR RI juga sebagai bagian dari upaya penyegaran unit kerja.

“Dan upaya peningkatan kinerja, untuk itu pelantikan ini hendaklah dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” tegasnya, sembari berharap pelantikan ini juga penyegaran untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kelembagaan agar dapat terus maksimal.

Sementara Kepala Biro Kepegawaian Setjen dan BK DPR RI Rahmad Budiaji mengatakan, pelantikan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan pelantikan tidak hanya kepada pejabat struktural, namun juga kepada pejabat fungsional. Setiap jabatan memiliki tantangan baru dan harus segera menyesuaikan pengembangan kapasitas dalam mengemban amanah yang lebih baik.

“Ini adalah rangkaian dari kepengembangan karir pegawai bagi setiap jabatan fungsional sekurang-kurangnya 4 tahun sekali dia harus mencapai posisi yang lebih tinggi. Jadi pengisian jabatan untuk promosi di jenjang yang lebih tinggi. Untuk yang struktural tentu ada siklus, ada promosi juga ada mutasi, jadi kebetulan pada hari ini ketiga pejabat structural yang dilantik itu promosi,” ujarnya.

Pejabat struktural yang dilantik yaitu Ulfa Nurfajar sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Inspektorat Utama, Aprilia Dessy Kurniati sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Bagian Tata Usaha Inspektorat Utama, dan Vega Lavlinesia sebagai Kepala Subbagian Penggajian Bagian Administrasi Keuangan.

Sementara itu pejabat sungsional yang dilantik adalah Izzaty dan Yuni Sudarwati sebagai Peneliti Muda, Dewi Wuryandani sebagai Peneliti Madya. Kemudian Masyithah Aulia Adhiem, Siti Chaerani Dewanti, Aulia Fitri, Fieka Nurul Arifa dan Nur Sholikah Putri Suni sebagai Peneliti Pertama.