Jakarta – Wali Kota Pariaman, Dr. Genius Umar MSi, Jumat (9/4/2021) memenuhi undangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), di Jakarta.
Undangan dimaksud merupakan tindaklanjut dari permohonan langsung Genius Umar kepada Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin saat peresmian Pasar Rakyat Kota Pariaman, Selasa, 6 April 2021.
Di Kantor Kemen PUPR, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Genius Umar didampingi Kadis BLH Perkim serta Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, diterima oleh Wakil Menteri PUPR RI, John Wempi Wetipo.
“Hari ini, kami mengunjung Kementerian PUPR dan diterima oleh Wamen PUPR, sebagai tindaklanjut dari permohonan bantuan kami kepada Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin, berupa pembangunan Pasar Basah sebagai bagian dari Pasar Pariaman, Pembangunan Masjid Terapung, Pelabuhan Penyeberangan Pulau, serta tambahan kawasan terpadu pantai wisata,” ungkap Genius.
Dijelaskannya, selama ini Kota Pariaman telah dibantu Kemen PUPR antara lain pembangunan infrastruktur, Waterfront City, bantuan 1.000 rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan 1.000 jamban untuk keluarga miskin, dan Pembangunan Pasar Rakyat Kota Pariaman yang diresmikan Wapres.
“Kami berharap, usulan yang kami sampaikan hendaknya jadi prioritas utama oleh Kementerian PUPR. Sebab anggaran Pemerintah Kota Pariaman sangat terbatas sehingga sulit bagi daerah untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur strategis yang memerlukan dana yang cukup besar, ditambah dengan pandemi Covid-19 yang melanda kita saat ini,” kata Genius.
Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo yang turut bersama Wapres Ma’ruf Amin ke Kota Pariaman saat peresmian Pasar Pariaman, menyambut kedatangan Wali Kota dan rombongan.
“Sesuai permintaan Wali Kota Pariaman saat peresmian Pasar Rakyat Kota Pariaman dihadapan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, kami telah mencatat beberapa usulan tersebut, bahkan diantaranya sudah ada instruksi dari Wakil Presiden. Karena itu, pada hari kami menyambut baik kedatangan Pak Wali untuk memaparkan teknis usulan yang disampaikan tersebut, sehingga dapat kami tindaklanjuti,” kata John.
Dia tegaskan, usulan ini nantinya akan dibahas bersama tim Kementerian PUPR untuk menetukan skala prioritas. “Apa saja yang dapat kami bantu nantinya, dan setelah pembahasan di tim, nanti akan kami sampaikan ke pimpinan untuk pengambilan keputusan selanjutnya, sesuai dengan arahan pimpinan nantinya,” imbuh John.







Komentar