JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus membangun dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Jakarta. Hal itu terlihat dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.
“Anies Baswedan piawai dalam membangun komunikasi antarumat beragama. Khusus kerukunan umat beragama dan penghargaan terhadap kelompok minoritas, Gubernur DKI Jakarta patut diapresiasi,” kata Pakar Komunikasi Kennorton Hutasoit, Rabu 17 November 2021.
Kandidat doktor Universitas Padjadjaran ini menuturkan, sikap Anies terhadap umat beragama di Jakarta patut dicontohi, karena mantan rektor termuda di Indonesia ini tidak pilih kasih dalam memberikan bantuan.
“Anies Baswedan terus membangun toleransi antarumat beragama dan keberagaman etnik di DKI. Anies juga tidak pilih kasih soal kunjungan kegiatan keagamaan,” ucapnya.
Dosen pengajar di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) ini melanjutkan, partisipasi dan dukungan orang nomor satu di DKI Jakarta ini saat hari-hari besar keagamaan sangat baik untuk memupuk kebersamaan di ibukota negara Indonesia.
“Saat Natal, misalnya, Anies datang ke gereja menyampaikan salam dan bersama aparat keamanan mengecek keamanan,” akuinya.
Kennorton juga mengapresiasi Anies lewat kebijakannya mempermudah umat beragama membangun tempat ibadah di Jakarta, seperti kehadirannya saat peletakan batu pertama Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tugu, Jakarta Utara, peletakan batu pertama tempat ibadah etnis Tamil, India, pembangunan Masjid hingga revitalisasi gereja tertua di Jakarta, yakni Gereja Immanuel.
Selain itu, Anies juga memberikan dana insentif kepada pekerja di seluruh tempat ibadah dan bantuan operasional kepada seluruh tempat ibadah di Jakarta. “Ini sangat bagus dan tidak ada diskriminasi,” pungkasnya. (***)







Komentar