Jadikan Jakarta Kota Wisata, Putri Pariwisata Indonesia Nilai Pelebaran Trotoar Tepat

JAKARTA – Fungsi trotoar jalan sejauh ini dipahami sebagai tempat bagi pejalan kaki. Hal itu benar sesuai dengan kegunaan dasar dari trotoar. Namun, ada hal lain yang bisa digunakan di atas trotoar, seperti tempat bermusik, olahraga hingga spot foto bagi selebgram.

Konsep penggunaan trotoar seperti sudah diterapkan di negara-negara besar di Eropa dan Amerika. Konsep ini kembali diterapkan dan dikembangkan di Kota Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meski langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melebarkan trotoar jalan melahirkan pro dan kontra, namun sebagian besar warga Jakarta menganggap langkah tersebut tepat, dan sejalan dengan keinginan jadikan Jakarta sebagai kota wisata.

“Karena langkah itu dianggap tepat bagi perkembangan wisata Kota,” kata Putri Pariwisata Indonesia 2020 Jessy Silana Wongsodiharjo kepada KBA News di Jakarta, Kamis 10 Maret 2022.

Miss Tourism International 2021/2022 ini memastikan langkah pelebaran trotoar ini juga berpengaruh pada lebarnya jalan, hingga ada pihak-pihak tertentu yang mengkritisi langkah tersebut. Meski begitu, Jessy mengakui tidak bisa mewakilkan pendapat orang lain soal pelebaran trotoar di Jakarta.

“Dalam hal ini saya tidak dapat berkata tepat atau tidak, mengingat banyak pertimbangan mengenai lebarnya trotoar berdampak pada lebarnya jalan,” ujarnya.

“Banyak pertimbangan dan pro kontra terhadap pelebaran trotoar ini.  Jadi ada plus minusnya, tergantung pendapat masing-masing orang,” jelasnya.

Menurut Jessy, langkah mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini sejalan dengan gagasan menjadikan Jakarta sebagai kota wisata, selain menjadi kota Pemerintahan dan bisnis.

“Tapi kalau hal itu untuk menjadikan Jakarta kota wisata, saya pikir bagus-bagus aja ya,” tutupnya.

Sebagaimana disampaikan Gubernur Anies Baswedan sejak 2018 hingga 2020 kemarin, panjang trotoar yang dibangun oleh Dinas Dinas Bina Marga DKI Jakarta seluas 760.305 m². Sementara di tahun 2021 trotoar yang akan dibangun itu seluas kurang lebih 41.000 m².

Berikut wilayah yang trotoarnya akan direvitalisasi:

1. Kawasan kebayoran Baru
– Jl. Senopati (32,35 persen)
– Jl. Suryo (32,35 persen)
– Jl. Wolter Monginsidi (45,30 persen)
2. Jl. Duri Kosambi Raya (21,40 persen)

3. Jl. Tebert Raya lanjutan (32,685 persen)

4. Jl. Raden Saleh (16,39 persen)

5. Kawasan Sentra Primer Barat
-Jl. Puri Wangi (15,65 persen)
– Jl. Pesanggrahan (8,62 persen)

6. Jl. Layur (65,51 persen)

7. Kawasan Taman Segitiga
– Jl. Gorontalo Raya, Jl Gadang dan Jl. Gorontalo II (6,81 persen)

Revitalisasi tujuh trotoar ini dikerjakan di tahun 2021 dengan luas 760.305 meter persegi. (RBA)

Komentar