PSI Nyerang Anies Soal Kelangkaan Migor, Warganet: PSI Anggap Jokowi Tak Bisa Diharapkan

JAKARTA – Kelangkaan minyak goreng (Migor) beberapa hari terakhir ini meresahkan masyarakat. Tak hanya langkah, kenaikan harga Migor kian meroket hingga diatas batas kewajaran. Meski begitu, masyarakat tetap berebutan untuk mendapatkan Migor demi kebutuhan masak.

Kelangkaan Migor ini menjadi tanggungjawab Pemerintah pusat lewat Kementerian Persagangan (Kemendag). Namun, hingga kini Pempus belum berhasil mengatasi masalah kelangkaan Migor di Indonesia.

Menariknya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal kelangkaan Migor beberapa terakhir ini. Sebagaimana diketahui, Anggota DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Probowo mengira pemerintah DKI dapat bergerak cepat mengantisipasi kenaikan harga pangan dan kelangkaan Migor. Sebab, dia mengaku, telah mengingatkan Pemerintah DKI untuk melakukan intervensi sejak Januari 2022.

Sikap PSI ini langsung mendapat tanggapan serius dari pengguna media sosial twitter (warganet). Mereka menilai sikap PSI ini salah sasaran dan terkesan menganggap remeh Presiden Joko Widodo dan para Menteri dalam menangani masalah kelangkaan Migor.

“PSI ini mungkin sudah menganggap Pemerintah Pusat itu DKI,” tulis pemilik akun @dayatia yang dikutip KBA News di Jakarta, Kamis 10 Maret 2022.

“Setuju – ketika PSI menganggap Presiden @jokowi sudah tidak bisa diharapkan karena urus apa2 gagal,” tulis @DJ_Luvly.

Lanjut @DJ_Luvly, PSI nampaknya mulai percaya dengan kemampuan Gubernur Anies Baswedan mengatasi masalah yang terjadi di bangsa ini, lantaran Pemerintah saat ini sering gagal menyelesaikan masalah termasuk kelangkaan Migor.

“PSI ingin pak Anies yang selesaikan semua permasalahan yang ada dimasyarakat akibat gagalnya fungsi pemerintah dibawah kepemimpinan pak @jokowi,” sambung @DJ_Luvly.

Senada dengan @DJ_Luvly, pemilik akun @AhmadBadron yakin dengan sikap PSI yang mulai percaya dengan kemampuan Anies Baswedan. “PSI percaya Anies bisa menstabilkan harga pangan,” tulis @AhmadBaron.

Sementara itu, pemilik akun @Wahyu_Uniform menuturkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memberikan pelayanan khusus kepada warga Jakarta dengan memberikan sembako dengan harga subsidi.

“Padahal di DKI Jakarta, warga yg berhak sdh diberikan pelayanan khusus, yaitu sembako dg harga subsidi dalam rangka keadilan sosial,” tulis  @Wahyu_Uniform.

“Mereka berharap pak Anies menyelesaikan masalah kenaikan harga2 barang termasuk banyak masalah lainnya. Kayaknya harapan dan doa yang sewajarnya, agar segera mengatasi beban hidup rakyat dan bangsa ini,” tambah @Ridhoharadi.

Ada juga warganet yang mengaku sedih dengan kualitas partai yang mengklaim diri sebagai representasi anak muda Indonesia. Namun, kualitas mereka jauh dari semangat anak muda dalam membawa perubahan.

“Itulah sedihnya, katanya partainya anak muda, tapi kalau seperti itu kualitasnya, waduh jadi apa negri ini kalau Mereka jadi penguasa,” tulis @Rusdian.

“Mereka nggak paham konsep pemerintahan makanya ngawur, perlu banyak belajar dulu, coba itu ketum nya suruh kuliah lagi,” tutup @PandaChris26. (RBA)

Komentar