Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Jokowi Tekan Inflasi dan Jaga Ketersediaan Barang

JAKARTA – Hasil survei Polmatrix Indonesia menunjukan mayoritas publik puas atas kinerja Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Salah satu alasannya, Jokowi dinilai sukses menjaga ketersediaan barang dan menekan inflasi.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto mengatakan di saat puluhan negara mengalami inflasi yang tinggi imbas dari konflik dua negara Eropa yakni Rusia dan Ukraina. Namun, hal tersebut tidak begitu signifikan terjadi di Indonesia setelah Pemerintah menjaga ketersediaan barang yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Di tengah naiknya harga sejumlah komoditas, publik merasa puas karena melihat kinerja Jokowi dalam menjaga ketersediaan barang dan menekan inflasi,” kata Dendik Rulianto dalam keterangan pers, Senin (27/6).

Dijelaskan Dendik, temuan survei Polmatrix Indonesia ini menunjukan 77,8 persen kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi.

Dikatakan Dendik, keberhasilan Presiden Jokowi dalam menekan inflasi ini tak lepas dari rekam jejaknya sejak menjabat kepala daerah, baik di Surakarta dan DKI Jakarta. Penguasaan itu juga terlihat saat debat Pilpres 2014, Presiden Jokowi menekankan pentingnya tim pengendalian inflasi daerah pada saat memimpin pemerintahan.

Selain itu, salah satu langkah untuk mengendalikan inflasi adalah ketersediaan barang dan itu dilakukan dengan menggencarkan pembangunan infrastruktur agar arus logistik ke daerah pulau Jawa dan di luar pulau Jawa berjalan lancar. Kini seluruh jaringan tol Transjawa sudah terhubung, dilanjutkan dengan di pulau-pulau lain, serta moda transportasi lainnya.

Tak sampai disitu, Presiden Jokowi juga membangun infrastruktur untuk mendukung sektor pertanian, seperti pembangunan bendungan dan saluran irigasi di berbagai daerah.

“Tidak terbayangkan bagaimana situasi pandemi dan inflasi jika Jokowi tidak menggeber infrastruktur sejak periode pertama memerintah,” ucap Dendik.

Lebih jauh Dendik, meski masih banyaknya permasalahan yang harus dihadapi Pemerintah, namun kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi dalam melayani publik tetap tinggi. “Hasilnya kepuasan publik tetap tinggi meskipun cenderung stagnan atau kemungkinan terkoreksi,” jelasnya.

Menurut Dendik, salah satu langkah Presiden Jokowi mengagendakan berkunjung ke Rusia dan Ukraina sebagai langkah tepat dalam menekan inflasi di Indonesia, selain tujuan utamanya adalah perdamaian dunia.

“Rencana Jokowi berkunjung ke Ukraina dan Rusia untuk menghentikan perang menjadi sangat strategis dengan kapasitas Indonesia sebagai Presidensi G20,” ungkap Dendik.

Ia memandang perlu pemerintah harus mengefektifkan kinerja lembaga-lembaga terkait dengan pangan, baik lintas sektor kementerian dan nonkementerian maupun BUMN pangan, agar rantai pasok tidak mudah terganggu oleh faktor domestik maupun global.

Diketahui, survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada tanggal 16—21 Juni 2022 terhadap 2.000 responden mewakili popilasi di 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (***)

Komentar