LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atau DPD RI Sultan B Najamuddin menerima kunjungan Gubernur Negara Bagian Kaluga, Federasi Rusia, Shapsha Sergey bersama rombongan.
Dalam pertemuan di Ruang Delegasi Ketua DPD RI itu, kedua pihak membahas isu kemandirian pangan dan energi hingga pembangunan sumber daya manusia.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tuan Gubernur Sergey bersama rombongan. Indonesia sudah menjadi rumah bagi warga negara Rusia yang telah kami anggap sebagai saudara,” kata Sultan kepada wartawan, usai pertemuan, Kamis (31/10/2024).
Menurutnya, Rusia merupakan salah satu negara yang sukses membangun swasembada pangan dan energi. Indonesia perlu meningkatkan kerja sama strategis di dua sektor penting itu bersama Rusia.
“Kita mengimpor pupuk dan gandum dari Rusia. Barusan Gubernur Kaluga menawarkan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan pemenuhan protein masyarakat Indonesia,” ungkap Sultan.
Indonesia, kata Sultan, juga merupakan negara dengan jumlah peternak sapi yang cukup berkembang. Namun harus diakui hasil produksi daging dan susu peternak Indonesia belum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.
Konsumsi daging sapi di Indonesia masih di bawah rata-rata dunia, dan untuk memenuhi target RPJMN 2020-2024, produksi daging perlu ditingkatkan menjadi 4 sampai 4,6 juta ton pada tahun 2020-2024.
“Akibatnya, harga daging dan susu kita cukup mahal, padahal supply nutrisi protein hewani sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan SDM. Dan saat ini pemerintah kita sedang berupaya meningkatkan kualitas SDM dengan mendorong kebijakan makan bergizi gratis,” imbuhnya.







Komentar