Mau Wisata ke Luar Angkasa? Nih Biaya yang Harus Disiapkan

AMERIKA SERIKAT – Stasiun luar angkasa internasional sekarang terbuka untuk bisnis. Seperti dilansir BBC, NASA akan membuka stasiun luar angkas internasional untuk komersial, termasuk wisata luar angkasa. Mulai tahun 2020 akan ada misi luar angkasa pribadi pertahun, masing-masing untuk masa tinggal selama 30 hari.

Wisatawan akan diangkut ke ISS oleh dua perusahaan yang di sewa oleh NASA . Space X yang menggunakan kapsul Crew Dragon dan Boeing dengan Starliner yang saat ini sedang mereka bangun.

Perusahaan ini akan memilih klien dan bertanggung jawab untuk menentukan komposisi kru dan memastikan astronot pribadi memenuhi persyaratan medis dan pelatihan untuk penerbangan luar angkasa.

The LA Times melaporkan bahwa selain tiket pulang pergi senilai $58 juta, wisatawan perlu membayar $35 ribu dolar untuk setiap hari yang dihabiskan di stasiun. Penggunaan toilet dan sistem pendukung kehidupan seharga $11.250 per hari. Sedangkan biaya harian untuk persediaan kru seperti makanan, udara serta pasokan medis adalah $22.500

Stasiun internasional luar angkasa tidak sepenuhnya dimiliki oleh NASA yang mulai dibangun pada 1998 bersama Rusia. Amerika Serikat membayar dan mengendalikan sebagian besar modul pengorbit. Sementara NASA sebelumnya melarang penggunaan komersial stasiun. Badan antariksa Rusia telah lama memeluk pariwisata luar angkasa.

Pada 2001 pengusaha Amerika Dennis Tito  membayar Rusia $20 juta untuk memnjadi turis luar angkasa pertama di ISS. (mbh)

Komentar