Dasco: DPR dan Mahasiswa Kawal Efisiensi Program MBG

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – DPR RI bersama mahasiswa akan mengawal pelaksanaan efisiensi program MBG (Makan Bergizi Gratis) agar berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan efisien.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat menerima perwakilan para mahasiswa yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Di sela-sela dialog dengan mahasiswa, Dasco melalui telepon selulernya, juga  berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang, disaksikan para perwakilan mahasiswa untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat dan mahasiswa mengenai efisiensi pelaksanaan program MBG.

Dasco juga meminta penjelasan mengenai realisasi penghematan anggaran yang diperoleh dari penghentian operasional dapur MBG pada hari libur serta langkah efisiensi lainnya yang telah dilakukan BGN.

“Hasil rapat kemarin (16 Juli lalu) harus dijalankan. Dapur yang tidak berjalan optimal atau tidak bermanfaat harus ditutup, begitu juga berbagai  pengeluaran yang tidak perlu harus diefisiensikan,” tegas Dasco, dihadapan perwakilan mahasiswa.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan, efisiensi yang dilakukan akan melalui berbagai langkah, termasuk penghentian operasional pada hari libur dan penataan pelaksanaan program, telah menghasilkan penghematan sekitar Rp46 triliun.

“Dengan tambahan kebijakan efisiensi lainnya hingga akhir tahun, total penghematan diproyeksikan mencapai sekitar Rp70 triliun,” ungkap Nanik.

Menanggapi kembali, Dasco mengingatkan usaha ini harus diiringi dengan komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola anggaran. “DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasannya agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” kata Dasco.

Lebih lanjut, Dasco juga menekankan BGN supaya menertibkan dapur-dapur yang tidak memenuhi kebutuhan riil di lapangan dan menyisir penerima manfaat agar program MBG sasaran. “Keberadaan dapur yang melebihi kebutuhan menimbulkan pemborosan anggaran hingga sekitar Rp1 triliun setiap bulan sehingga penataan menjadi langkah penting untuk menjaga efisiensi program,” ujar Dasco.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, pengawasan DPR terhadap pelaksanaan Program MBG berjalan beriringan dengan upaya pemerintah melakukan perbaikan tata kelola.

“Pengawasan DPR berjalan, sementara BGN juga bekerja keras melakukan efisiensi untuk menyelamatkan anggaran negara. Langkah-langkah perbaikan seperti ini harus terus dilanjutkan,” pungkasnya.

Komentar