Putu Supadma Beberkan Manfaat Forum IPPP untuk Indonesia 

LIPUTAN.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen, Putu Supadma mengatakan Forum Indonesia Pacific Parliementary Patnership (IPPP) pada 24 dan 25 Juli 2024 yang lalu, ditujukan untuk mengafirmasi kekerabatan Indonesia dengan negara di kawasan Asia Pasilfik.

Demikian dikatakan Putu Supadma dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Mencermati Hasil Sidang Ke-2 IPPP” Indonesia Pacific Parliementary Patnership, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/8/2024).

“Forum IPPP untuk memberikan afirmasi dan kekeraban Indonesia dengan negara-negara engagement (komunikasi dua arah) di kepulauan Pasific (nontradisional), salah satunya adalah Negara Papua Nugini,” kata Putu.

Politikus Partai Demokrat itu menjelaskan, ada 13 kesimpulan dari pertemuan itu, namun belum dalam bentuk resolusi.

Satu di antaranya adalah tentang Peace and security atau satu laut dalam kawasan Pasifik yang banyak dipengaruhi Australia dan New Zealand.

“Bahkan, dalam Forum IPPP
Afrika ngotot, harus ada forum khusus Parlemen Indonesia-Afrika,” ujarnya.

Kedua, lanjutnya, Economic Cooperation dalam bidang transportasi laut, green economic. Juga ada issue climate change yang diusung oleh negara yang lingkungannya rusak, cuaca panas, naiknya permukaan laut, sebab ada 16 negara di lautan Pasifik.

Ketiga, kata Putu, menyangkut Social Culture. “Indonesia terbesar dalam konteks ini, berkepentingan untuk kerja sama misalnya di bidang pariwisata,” ungkapnya.

Ditegaskannya, Forum IPPP ini juga salah satu strategi Parlemen Indonesia membangun kepercayaan negara kawasan Pasifik bahwa saudara terdekatnya adalah Indonesia, bukan Amerika Serikat lagi.

Oleh karena itu, Putu berharap agar anggota DPR RI berikutnya mampu mendorong IPPP dari patnership jadi assembly. “Parlemen kita berikutnya diharapkan harus menstreaming patneship jadi assembly. Indonesia harus jadi leader di Pasifik guna menyatukan aspek kemanusiaan,” ujarnya.

Manfaat IPPP untuk Indonesia, ujar Putu, untuk mengangkat semua market yang ada di Indonesia antara lain dunia penerbangan dan transportasi laut.

“Hub-nya sangat besar untuk Indonesia. Siapa pun yang akan masuk ke kawasan Pasifik harus melalui Indonesia yang selama ini jarang kita sentuh,” ujarnya

Komentar