Jakarta, liputan.co.id – Anggota Komisi XI DPR RI Refrizal mengkritik Kementerian Perdagangan karena dia nilai aktif betul medagangkan produk asing di Indonesia.
Mestinya menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, institusi tersebut pro-aktif mendagangkan berbagai produk industri Indonesia.
“Jokowi banyak membangun infrastruktur, tapi produksi semen Badan Usaha Milik Negara anjlok karena mayoritas pembangunan infrastruktur menggunakan semen impor,” kata Refrizal, di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (26/7/2018).
Demikian juga halnya dengan produski industri besi dalam negeri, menurut Refrizal juga mengalami penurunan yang signifikan.
“Ini terjadi karena semen dan besi produk asing itu masuk ke Indonesia secara massif melalui izin yang diterbitkan Kementerian Perdagangan. Mestinya ditegaskan lagi bahwa institusi itu namanya Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, bukan perdagangan asing,” pintanya.
Kalau semua komponen utama pembangunan infrastruktur seperti semen dan besi menguasai pasokan kebutuhan pembanagunan infrastruktur, Refrizal mempertanyakan, apa manfaat ekonomi bagi Indonesia atas massifnya pembangunan infrastruktur itu?







Komentar