oleh

Ini Tiga Hikmah Idul Adha yang Bisa Dipetik Saat Pandemi

JAKARTA – Sudah dua kali perayaan hari besar Islam dijalankan dalam kondisi dunia dilanda pandemi COVID-19, yakni perayaan Idul Fitri dan Idul Adha 1441 Hijriah. Meski begitu, umat Islam bisa memetik hikmah di kondisi seperti ini adalah ketedalanan dan Nabi Ibrahim.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsyi mengatakan, Nabi Ibrahim dengan tabah menjalankan perintah Allah untuk mengurbankan anak semata wayangnya, Ismail.

“Sikap tabah atas ujian seperti ini sangat diperlukan disaat kita mengalami wabah COVID-19. Ketabahan menghadapi pandemi akan menjadi kunci kemampuan psikologis kita dalam menghadapi cobaan hidup,” kata Aboebakar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/7/2020).

Kedua, lanjut Aboebakar, keyakinan terhadap pertolongan Allah yang dicontohkan oleh Siti Hajar. Saat Siti Hajar bersa’i antara bukit Sofa dan Marwa untuk mencari air tanpa putus asa adalah pelajaran untuk kita semua. Saat menghadapi masa sulit di saat pandemi seperti saat ini kita tidak boleh berputus asa.

“Kita harus yakin bahwa Allah SWT pasti akan memberikan pertolongan,” ucap Aboe Bakar.

Ketiga, menurut Aboebakar, menyembelih hewan qurban adalah bentuk solidaritas sosial. Nilai ini sangat penting saat terjadi pagebluk seperti saat ini.

“Saling berbagi dan saling menolong adalah nilai kunci ketahanan sosial di tengah masyarakat. Apalagi distribusi hewan qurban menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan gizi masyarakat dan daya tahan tubuh,” demikian Aboebakar yang akrab disapa Habib. (***)

Komentar

Loading...